Transformasi digital dalam pendidikan dasar menuntut guru mampu mengintegrasikan teknologi inovatif dalam pembelajaran. Salah satu teknologi yang potensial ialah Augmented Reality (AR) yang dapat menyajikan materi secara interaktif, kontekstual, dan menarik sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik. Namun, keterbatasan kompetensi digital masih menjadi tantangan dalam penerapan media pembelajaran berbasis AR di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali guru SD dalam memanfaatkan platform Assemblr EDU sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk mendukung inovasi pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep Augmented Reality, pelatihan teknis penggunaan Assemblr EDU, pendampingan pengembangan media pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Kegiatan ini melibatkan 25 guru sekolah dasar yang tergabung dalam komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality. Guru mampu menghasilkan produk pembelajaran digital yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 serta memberikan respons positif terhadap kemudahan penggunaan Assemblr EDU. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan Assemblr EDU efektif mendukung pengembangan kompetensi pedagogis berbasis teknologi dan kualitas pembelajaran digital. Selain itu, integrasi Augmented Reality dalam pembelajaran dasar terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep abstrak, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan Assemblr EDU menjadi strategi efektif dalam mendukung transformasi digital pendidikan dasar dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan.