p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKTUARIA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PDRB (STUDI KASUS DI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI) Irvan Sababalat; Siska Resti; Fanny Oktivia Denovis
AKTUARIA Vol 5 No 01 (2026): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v5i01.1212

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki destinasi wisata Internasional yang dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk mengunjunginya. Destinasi wisata Internasional terkenal di Indonesia karena keindahan pantainya, budaya yang kaya serta pemandangan alam yang menakjubkan. Tetapi pada produk domestik regional bruto (PDRB) setiap tahunnya mengalami fluktuatif. Dari masalah tersebut terdapat ketimpangan dan hubungan yang tidak linear antara jumlah wisatawan mancanegara dan produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dari masalah tersebut maka diperlukan adanya peramalan jumlah wisatawan mancanegara untuk dimasa yang akan datang. Ada banyak metode yang bisa digunakan. Salah satunya adalah Triple Exponential Smoothing. Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai alpha sebesar 0,15 (15%) memberikan hasil ramalan kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 hingga tahun 2026 mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan nilai MAPE sebesar 0,08 (8%).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KREDIT MACET PADA TEPAT SHARIA FINANCING PT BTPN SYARIAH DI SUMATERA BARAT sudarman p.n laia; Silvia Rosita; Fanny Oktivia Denovis
AKTUARIA Vol 5 No 01 (2026): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v5i01.1351

Abstract

Abstract Non-performing loans or problem loans are loans that experience repayment difficulties due to intentional or unintentional factors beyond the debtor's control. One of the factors causing non-performing loans is the debtor's business bankruptcy, making it impossible for the debtor to repay the loan used as business capital. The purpose of this study is to analyze the factors of non-performing loans in Tepat Sharia Financing at PT. BTPN Syariah Sumatera Barat. This study uses quantitative data analysis, collecting relevant data related to the problem and research objective. Among the four factors in this study, the variable of customer's economic condition (X3) has the greatest influence on the level of non-performing loans at PT BTPN Syariah Tbk. Keywords: non-performing loans, multiple linear regression, BTPN Syariah"
PENERAPAN METODE WOOLHOUSE UNTUK MENENTUKAN NILAI TUNAI ANUITAS BERJANGKA INDIVIDU ELSA GUSTIA; Melvi Muchlian; Fanny Oktivia Denovis
AKTUARIA Vol 5 No 01 (2026): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v5i01.1238

Abstract

Anuitas merupakan salah satu instrumen penting dalam asuransi jiwa yang memberikan manfaat pembayaran secara berkala kepada tertanggung selama periode tertentu. Penentuan nilai tunai anuitas biasanya dilakukan dengan metode diskrit tahunan, namun dalam praktiknya pembayaran premi dapat dilakukan beberapa kali dalam setahun, sehingga dibutuhkan metode pendekatan yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Woolhouse dalam menghitung nilai tunai anuitas berjangka individu dengan mempertimbangkan perbedaan usia tertanggung (x) dan frekuensi pembayaran premi (m). Data yang digunakan berupa polis nasabah asuransi jiwa berjangka di PT. Bhinneka Life Regional Padang dengan acuan Tabel Mortalita Indonesia (TMI) 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambah usia tertanggung, nilai tunai anuitas yang diperoleh semakin rendah akibat meningkatnya risiko mortalitas. Selain itu, semakin sering premi dibayarkan dalam setahun, maka nilai tunai anuitas juga semakin berkurang karena efek akumulasi bunga yang menurun. Dengan demikian, metode Woolhouse terbukti efektif sebagai pendekatan numerik yang efisien dan mendekati hasil eksak dalam penentuan nilai tunai anuitas berjangka, serta dapat diaplikasikan dalam praktik aktuaria untuk mendukung perhitungan kewajiban perusahaan asuransi jiwa.
Prediksi Financial Distress Menggunakan Metode Grover dan Springate (Studi Kasus Perusahaan Asuransi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2020-2024) Oliv Warda Safira; Fanny Oktivia Denovis; Silvia Rosita
AKTUARIA Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v4i2.1257

Abstract