Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KREDIT MACET PADA TEPAT SHARIA FINANCING PT BTPN SYARIAH DI SUMATERA BARAT sudarman p.n laia; Silvia Rosita; Fanny Oktivia Denovis
AKTUARIA Vol 5 No 01 (2026): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v5i01.1351

Abstract

Abstract Non-performing loans or problem loans are loans that experience repayment difficulties due to intentional or unintentional factors beyond the debtor's control. One of the factors causing non-performing loans is the debtor's business bankruptcy, making it impossible for the debtor to repay the loan used as business capital. The purpose of this study is to analyze the factors of non-performing loans in Tepat Sharia Financing at PT. BTPN Syariah Sumatera Barat. This study uses quantitative data analysis, collecting relevant data related to the problem and research objective. Among the four factors in this study, the variable of customer's economic condition (X3) has the greatest influence on the level of non-performing loans at PT BTPN Syariah Tbk. Keywords: non-performing loans, multiple linear regression, BTPN Syariah"
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NAGARI CIMPAGO DALAM UPAYA TANGGAP BENCANA Nina Ismayan; Heny Mariati; Nurlina Nurlina; Melvi Muchlian; Nailul Yuni Permataputri; Nirmala Santi; Silvia Rosita; Fani Oktavia Devonis; Hafrizal Okta Ade Putra; Andri Yanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i2.1352

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat Nagari Cimpago, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, dalam menghadapi bencana alam khususnya banjir dan tanah longsor. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya risiko bencana di daerah perbukitan dan dekat aliran sungai serta rendahnya literasi kebencanaan di tingkat komunitas. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan individual dan klasikal melalui ceramah bervariasi serta diskusi interaktif. Sasaran kegiatan adalah 15 orang perwakilan masyarakat, perangkat nagari, dan tokoh pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bencana, tahapan manajemen bencana (pra, saat, dan pasca bencana), serta keterampilan dasar tanggap darurat seperti evakuasi mandiri, penyelamatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan simulasi ringan. Simpulan dari kegiatan ini adalah penyuluhan berbasis partisipatif efektif meningkatkan kapasitas tanggap bencana masyarakat. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan pelatihan rutin dan pembentukan tim siaga bencana tingkat nagari.
Perhitungan Dana Pensiun Untuk Pensiun Normal Berdasarkan Metode Benefit Prorate Tipe Constant Dollar Apriska Betriwati Oila; Yurniati Yurniati; Silvia Rosita
AKTUARIA Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Aktuaria, Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/aktr.v4i2.1190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perhitungan dana pensiun dengan metode benefit prorate tipe constan dollar dan untuk mengetahui besar iuran pensiun yang dibayar setiap tahun oleh PNS. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang membahas perhitungan pedana pensiun untuk pensiun normaldengan metode benefit prorate tipe constan dollar dipengaruhi oleh gaji pokok golongan dan lama masa kerja berdasarkan tingkat suku bunga 6,10%, tingkat kenaikan gaji 8% pertahun, persentase manfaat pensiun yaitu 4,75% dan berdasarkan tabel mortalita indonesia tahun 2019. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PNS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan perhitungan besarnya manfaat pensiun yang diterima oleh pegawai dengan masa kerja 32 tahun lebih besar dibandingkan dengan pegawai yang bekerja dengan lama masa kerja 29 tahun. Begitu juga dengan iuran normal yang dibayarkan pertahunnya yang diperoleh dengan lama masa kerja 32 tahun lebih besar dibayarkan daripada lama masa kerja 29 tahun. Karena semakin lama seseorang bekerja akan semakin besar iuran yang dibayarkan dan semakin tinggi tingkat golongan yang dimiliki pegawai tersebut akan semakin besar iuran yang dibayarkan pertahunnya.