Sitti Rahmawaty Sisilia Mursidi
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Biaya Riil Dengan INA-CBG’s Pada Pengobatan Tuberkulosis Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe Sitti Rahmawaty Sisilia Mursidi; Madania; Mohamad Reski Manno; Teti Sutriyati Tuloli; Ariani H. Hutuba
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.771

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dengan beban pembiayaan tinggi, sehingga diperlukan efisiensi dalam pelayanan kesehatan, khususnya melalui sistem INA-CBG’s pada era Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya pengobatan pasien TB, membandingkan biaya riil dengan tarif INA-CBG’s, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perbedaan biaya di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 250 pasien TB rawat inap dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan bagian keuangan rumah sakit, kemudian dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji Wilcoxon dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan total biaya riil sebesar Rp1.324.913.033 dan tarif INA-CBG’s sebesar Rp1.327.547.900, dengan selisih surplus Rp2.634.867. Terdapat perbedaan signifikan antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s (p < 0,05). Lama rawat inap (LOS) merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perbedaan biaya (p < 0,001). Secara umum, tarif INA-CBG’s mampu menutupi biaya riil, namun pengendalian LOS tetap diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan.