p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Nur Khoiri
Walisongo State Islamic University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relevance of the KMI Curriculum at Pondok Pesantren Darussalam Kunir to Community Needs and Graduate Competence Ahmad Farihin; Zainollah; Misbah Zulfa Elizabeth; Nur Khoiri; Irwan Abdullah; Zarkasi
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 24 No. 1 (2026): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v24i1.2377

Abstract

This study evaluates the relevance of the KMI curriculum at Pondok Pesantren Darussalam Kunir to community needs and graduate competence. While prior studies have examined pesantren curricula from institutional or pedagogical perspectives, limited research has assessed curriculum relevance based on the alignment between graduate outcomes and stakeholder expectations. This study employs a mixed-methods concurrent triangulation design, combining survey data from 100 graduates and 50 graduate users with qualitative data from interviews and focus group discussions involving pesantren leaders, teachers, alumni, and community stakeholders. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were examined through thematic analysis. The findings indicate that graduates demonstrate strong religious competence (80%), communication skills, and work ethics (75%), reflecting the effectiveness of the curriculum in fostering core pesantren values. However, technical and analytical skills remain comparatively weaker (65%), suggesting a gap between curriculum outcomes and labor market demands. The study highlights the need to strengthen employability-oriented competencies, particularly in digital literacy and problem-solving. These findings contribute to the discourse on curriculum relevance in religious education by offering an outcome-based evaluation of pesantren curricula grounded in multi-stakeholder perspectives.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi kurikulum KMI di PP. Darussalam Kunir terhadap kebutuhan masyarakat dan kompetensi lulusan. Studi sebelumnya umumnya menelaah kurikulum pesantren dari perspektif institusional dan pedagogis, namun masih terbatas yang mengkaji kesesuaian antara output lulusan dengan harapan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain concurrent triangulation yang menggabungkan data survei dari 100 alumni dan 50 pengguna lulusan dengan data kualitatif melalui wawancara dan focus group discussion yang melibatkan pimpinan pesantren, guru, alumni, dan masyarakat. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan memiliki kompetensi keagamaan yang kuat (80%), serta keterampilan komunikasi dan etika kerja yang baik (75%), yang mencerminkan keberhasilan kurikulum dalam membentuk nilai-nilai pesantren. Namun, keterampilan teknis dan analitis masih relatif rendah (65%), yang menunjukkan adanya kesenjangan antara hasil kurikulum dan tuntutan dunia kerja. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi berbasis employability, khususnya literasi digital dan kemampuan pemecahan masalah. Temuan ini berkontribusi pada kajian relevansi kurikulum pendidikan keagamaan melalui pendekatan evaluasi berbasis outcome yang melibatkan berbagai perspektif pemangku kepentingan.
Analyzing the Students' Development Management to Enforce the Discipline at Private Islamic Junior High School Pati Regency, Indonesia Haryanto Haryanto; Nur Khoiri; Latisha Asmaak Shafie
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 24 No. 1 (2026): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v24i1.2409

Abstract

This study analyzes student development management in enforcing discipline at MTs Swasta Dukuhseti, Pati Regency. Using a qualitative single-case study design, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving 15 informants. The findings show that student management is implemented through participatory planning, tiered implementation involving teachers and dormitory supervisors, and monthly evaluations. Discipline enforcement is based on three pillars: integration of Sharia-based religious values, a transparent reward-and-punishment Point System, and active support from the school committee and foundation. Student classroom compliance reached 93%, while overall violations decreased from 10% to 7%. Challenges include limited human resources, heavy teacher workloads, and diverse student backgrounds. The study highlights that effective discipline in private madrasahs should move from formal external compliance toward internalized religious self-awareness, supported by visionary leadership, exemplary behavior, and strong collaboration between schools, foundations, and parents.  AbstrakPenelitian ini menganalisis manajemen pembinaan kesiswaan dalam penegakan disiplin di MTs Swasta Dukuhseti, Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus tunggal dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terhadap 15 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kesiswaan dilaksanakan melalui perencanaan partisipatif, pelaksanaan berjenjang yang melibatkan guru dan pembina asrama, serta evaluasi bulanan. Penegakan disiplin berpusat pada tiga pilar, yaitu integrasi nilai religius berbasis syariah, sistem penghargaan dan sanksi melalui Point System yang transparan, serta dukungan aktif dari komite sekolah dan yayasan. Tingkat kepatuhan siswa mencapai 93%, sementara pelanggaran menurun dari 10% menjadi 7%. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, tingginya beban kerja guru, dan keberagaman latar belakang siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa disiplin yang efektif di madrasah swasta perlu diarahkan dari kepatuhan formal menuju kesadaran religius internal melalui kepemimpinan visioner, keteladanan, dan sinergi antara madrasah, yayasan, dan orang tua.