Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Development Dakwah Methods For The Millennial Generation Yuyun Yunita; Anas Habibi Ritonga
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 6, No 2 (2024): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v6i2.13078

Abstract

Metode dakwah merupakan salah satu unsur yang memiliki peran penting dan strategis bagi keberhasilan dakwah. Metode dakwah selalu mengalami peningkatan sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam berdakwah banyak metode yang dapat diterapkan oleh seorang da'i dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Misi dapat berhasil hanya jika penginjil menggunakan metode yang sesuai dengan tujuan misi. Milenium adalah masa ketika teknologi berkembang begitu pesat sehingga memudahkan orang untuk mengakses informasi dari seluruh dunia. Era milenial ini bisa dikatakan sebagai masa keemasan kaum milenial. Milenial di Indonesia sangat kecanduan internet, sehingga untuk memudahkan para misionaris menyampaikan pesan misinya, mereka harus mengikuti perkembangan teknologi yang tersedia. Penyampaian pesan misi melalui media sosial bisa sangat membantu para milenial. Metode dakwah yang relevan dengan generasi milenial adalah: metode bi al-Hikmah, metode al-mau'izah al-hasanah dan metode Wa Jadilhum bi al-lati Hiya Ahsan. Ketiga cara ini dapat memudahkan para misionaris untuk menyampaikan informasi misi kepada kaum milenial, dan misi ke depan dapat dengan mudah diterima dan dipahami oleh kaum milenial.
Hambatan Komunikasi Remaja yang Ingin Menikah dalam Keluarga dan Implikasinya terhadap Budaya (Marlojong) di Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas Siti Arbiah Nasution; Ali Sati; Anas Habibi Ritonga
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan komunikasi remaja yang ingin menikah dalam keluarga serta implikasinya terhadap budaya marlojong di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif remaja, orang tua, dan tokoh adat dalam proses komunikasi perkawinan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi muncul akibat pola komunikasi keluarga yang hierarkis dan relasi kuasa yang tidak seimbang, sehingga membatasi ruang dialog remaja. Kondisi ini mendorong marlojong sebagai strategi adaptif atas kebuntuan komunikasi. Penelitian juga menemukan adanya pergeseran makna budaya marlojong dari mekanisme kompromi adat menjadi simbol resistensi generasi muda terhadap otoritas keluarga. Implikasi sosial dan kultural dari fenomena ini terlihat pada melemahnya keharmonisan relasi keluarga dan legitimasi adat. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi keluarga yang dialogis untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal.