Mursyidah
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CYBERBULLYING MENURUT PANDANGAN AL-QUR’AN (ANALISIS AYAT-AYAT AKHLAK BERKOMUNIKASI) Mursyidah; Akhmad Alim; Hafiz Taqwa
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 21 No. 1 (2026): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v21i1.411

Abstract

Fenomena cyberbullying semakin menjadi persoalan serius di era digital saat ini, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa di Malaysia. Cyberbullying tidak hanya berdampak negatif pada aspek psikologis, sosial dan akademik korban, tetapi juga menimbulkan kerusakan moral dan spiritual. Permasalahan ini menuntut pendekatan yang komprehensif, termasuk penguatan nilai-nilai etika dan akhlak dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena cyberbullying serta dampaknya, menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan akhlak komunikasi dan merumuskan strategi penerapan nilai-nilai Qur’ani dalam mencegah cyberbullying. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), yaitu pengkajian ayat-ayat Al-Qur’an secara sistematis berdasarkan tema akhlak berkomunikasi. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir yang membahas akhlak komunikasi Islam, di antaranya tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, tafsir Fi Zhilal al-Qur’an karya Sayyid Qutb, dan tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir. Adapun data sekunder diperoleh dari berbagai buku dan jurnal yang berkaitan dengan cyberbullying, media sosial, dan akhlak komunikasi Islam. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) melalui pendekatan deskriptif-analitik. Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengidentifikasi nilai-nilai akhlak Islam yang dapat diterapkan secara kontekstual dalam masyarakat digital saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan prinsip-prinsip akhlak komunikasi yang komprehensif, meliputi larangan menghina, berprasangka buruk, mencari kesalahan dan ghibah, serta perintah untuk berkata baik. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk mencegah dan menangani cyberbullying di era digital. Penelitian ini merumuskan model akhlak komunikasi Islam yang multidimensional, mencakup aspek pengendalian diri, rasa hormat, empati dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dengan demikian, ajaran Al-Qur’an secara holistik menawarkan solusi preventif dan kuratif terhadap fenomena cyberbullying melalui pembinaan akhlak komunikasi yang berlandaskan nilai spiritual dan sosial, sehingga dapat menciptakan ruang digital yang harmonis, aman dan beretika.