Perkembangan teknologi digital menuntut UMKM untuk beradaptasi dalam strategi pemasaran agar tetap kompetitif. UMKM 99 Bakery masih menghadapi kendala dalam pemasaran digital, seperti keterbatasan pembuatan konten promosi, rendahnya literasi teknologi, dan belum optimalnya penggunaan media sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk pemasaran digital. Kegiatan ini melibatkan 5 orang peserta yang merupakan pelaku usaha UMKM 99 Bakery, dengan metode pelaksanaan berupa observasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training), serta pendampingan intensif dalam penggunaan tools AI untuk pembuatan konten promosi dan caption produk. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, serta dilengkapi evaluasi kualitatif berupa observasi langsung dan wawancara untuk menggali tanggapan dan kendala peserta selama praktik. Materi pelatihan mencakup penggunaan AI untuk pembuatan caption, ide konten promosi, dan strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 58 menjadi 88 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah pelatihan. Pemanfaatan AI terbukti meningkatkan efektivitas dan kreativitas pemasaran digital UMKM 99 Bakery.