Memahami teks asli berbahasa Jerman, terutama narasi sejarah populer, masih sulit bagi pembelajar Deutsch als Fremdsprache (DaF) karena struktur kebahasaan mikro yang sering diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menggolongkan, dan menjelaskan fungsi sepuluh kelas kata (Wortarten) menurut tata bahasa Duden dalam bab "Sontag, Montag" dari buku Eine kurze Weltgeschichte für junge Leser karya Ernst H. Gombrich, guna mengungkap formula bahasa yang membuat teks tersebut komunikatif dan ramah bagi pembaca muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara simultan. Hasilnya menunjukkan bahwa kata kerja (Verben) paling dominan (241 data), diikuti kata benda (Nomen, 100 data) dan kata sifat (Adjektiv, 50 data). Dominasi kata kerja menghidupkan narasi sejarah melalui aksi, sementara kata benda konkret dan kata sifat ekspresif memvisualisasikan peradaban kuno secara spasial dan emosional. Interaksi fungsional antara kata ganti orang kedua (du), kata keterangan waktu/tempat, kata hubung logis, serta kata seru (ja!, denk dir!) membangun kohesi, koherensi, dan suasana bercerita lisan yang hangat serta dialogis. Penelitian ini memberi kontribusi teoretis bagi linguistik teks bahasa Jerman serta kontribusi praktis sebagai bahan pengayaan perkuliahan analisis teks bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman.