Riko Taruna
Universitas Labuhanbatu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ancaman Cyber Attack Terhadap Keamanan Data Pengguna Internet Ivan Kurniawan; Putri Aiva Wulandari; Dimas Nur Rizky; Ibnu Azhar Harahap; Riko Taruna
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan internet yang semakin pesat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, namun juga meningkatkan risiko terjadinya serangan siber terhadap keamanan data pribadi pengguna. Serangan siber seperti phishing, malware, ransomware, peretasan, dan pencurian identitas menjadi ancaman utama di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ancaman Cyber Attack terhadap keamanan data pengguna internet serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kebocoran data dan kejahatan siber. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Penelitian dilaksanakan di Kampung Sidorukun, Kota Aek Nabara, dengan melibatkan 40 pengguna internet sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat kesadaran keamanan siber serta jenis serangan siber yang sering dialami oleh pengguna internet.Hasil penelitian menunjukkan bahwa phishing merupakan jenis serangan siber yang paling sering dialami oleh responden. Selain itu, masih banyak pengguna internet yang memiliki tingkat kesadaran keamanan siber yang rendah, seperti penggunaan kata sandi yang lemah, mengakses tautan mencurigakan, serta jarang melakukan pembaruan sistem keamanan perangkat. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya edukasi keamanan siber dan lemahnya sistem perlindungan digital menjadi faktor utama penyebab terjadinya serangan siber.Oleh karena itu, peningkatan kesadaran keamanan siber melalui edukasi, penggunaan kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, antivirus, serta pembaruan sistem secara berkala sangat diperlukan untuk melindungi data pribadi pengguna dari ancaman siber. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan siber di era digital.
Analisis Performa Virtualisasi Sistem Operasi Windows 8 Menggunakan Oracle VM VirtualBox dengan Variasi Konfigurasi RAM Sakhrani Rasyid; Sulistia Sulistia; Aidil Fajri Adinata; Riko Taruna; Sahat Parulian Sitorus
JURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 4, No 2 (2026): (JULI) | Perancangan Perangkat Lunak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkti.v4i2.21706

Abstract

Sistem operasi mengelola sumber daya perangkat keras dan menyediakan antarmuka pengguna. Windows 8 masih sangat relevan untuk dikaji karena mewakili transisi arsitektur yang krusial dari antarmuka desktop klasik (Windows 7) ke antarmuka modern berbasis tile (Windows 10/11). Karakteristik transisional grafis (Metro UI) ini menjadikannya objek uji beban yang ideal bagi hypervisor tipe 2 dalam menangani sistem operasi guest.Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengandalkan konfigurasi tunggal, penelitian deskriptif-kuantitatif ini mengevaluasi performa instalasi dan konsumsi sumber daya Windows 8 pada Oracle VM VirtualBox melalui skema multi-konfigurasi. Pengujian membandingkan alokasi RAM guest sebesar 2 GB dan 4 GB, di mana setiap skenario direplikasi tiga kali guna mendapatkan nilai rata-rata yang valid. Performa host dipantau secara simultan selama instalasi menggunakan Windows Task Manager dan Resource Monitor.Hasil pengujian menunjukkan perbedaan performa yang signifikan. Konfigurasi RAM 2 GB mencatatkan rata-rata durasi instalasi 20,5 menit dengan puncak utilitas CPU host 93,4%, serta ukuran aktual Virtual Disk Image (VDI) pasca-instalasi 12,5 GB. Sementara itu, konfigurasi RAM 4 GB lebih efisien dengan durasi 17,2 menit, puncak CPU 89,1%, dan ukuran VDI 12,8 GB. Data ini membuktikan bahwa penambahan RAM guest mampu mempercepat proses paging dan menekan beban kerja subsistem memori virtual, meskipun beban CPU tetap dominan pada fase dekompresi berkas biner.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa data komparatif kuantitatif yang objektif. Temuan tersebut dapat diimplementasikan sebagai rujukan praktis bagi para pengajar dan mahasiswa untuk menentukan alokasi sumber daya minimum yang paling optimal saat menjalankan praktikum virtualisasi sistem operasi legacy pada infrastruktur laboratorium yang terbatas.