Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja Adaptif di Tempat Kerja Modern: Konsep, Dimensi, dan Faktor yang Berkaitan Siti Nur’ainun Zakiyah
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 6, No 1 (2026): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v6i1.86706

Abstract

Abstrak. Perubahan teknologi, pola kerja, struktur organisasi, dan tuntutan pelanggan membuat karyawan perlu mempertahankan efektivitas dalam situasi kerja yang semakin dinamis. Meskipun kajian mengenai kinerja adaptif terus berkembang, konsep ini masih sering digunakan secara tumpang tindih dengan adaptabilitas, proaktivitas, resiliensi, dan ketangkasan belajar. Selain itu, hasil penelitian mengenai dimensi, pengukuran, serta faktor yang berkaitan dengan kinerja adaptif masih tersebar dalam berbagai konteks pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konseptualisasi dan dimensi kinerja adaptif serta mengidentifikasi faktor individual dan kontekstual yang berkaitan dengannya. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelaah 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Data dianalisis melalui sintesis naratif-tematik dengan mengelompokkan temuan ke dalam dua tema utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja adaptif merupakan perilaku kerja yang ditampilkan individu dalam merespons atau mengantisipasi perubahan tugas, teknologi, hubungan kerja, dan kondisi organisasi. Kinerja adaptif mencakup kemampuan memecahkan masalah secara kreatif, mempelajari tugas dan teknologi baru, menyesuaikan hubungan interpersonal, mengelola stres, serta menghadapi situasi tidak terduga. Faktor yang berkaitan dengannya meliputi kemampuan kognitif, efikasi diri, pengalaman, modal psikologis, self-leadership, pelatihan, otonomi kerja, job crafting, dukungan sosial, kepemimpinan, dan dukungan organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kinerja adaptif perlu dilakukan melalui pendekatan terintegrasi yang menghubungkan kapasitas individu dengan desain pekerjaan, kepemimpinan, pembelajaran, dan dukungan organisasi.Kata Kunci: Kinerja Adaptif; Adaptabilitas; Perubahan Organisasi; Kinerja Karyawan; Lingkungan.
Adaptive performance Security Guard pada Konteks Penggunaan Aplikasi Operasional Keamanan: Studi Deskriptif pada PT X Siti Nur’ainun Zakiyah; Muhammad Al-Amin Haidir; Andi Syahriana Asdar
Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences Vol 5, No 2 (2026): Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijpss.v5i2.86610

Abstract

Abstrak. Perubahan sistem kerja pada era transformasi digital menuntut security guard untuk tidak hanya menjalankan tugas pengamanan secara rutin, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan teknologi, prosedur kerja, lingkungan penempatan, dan situasi tidak terduga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil adaptive performance pada security guard di PT X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 379 security guard sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan skala adaptive performance yang dimodifikasi dari Charbonnier-Voirin dan Roussel (2012), terdiri atas 19 item dengan lima aspek, yaitu creativity, reactivity in the face of emergencies or unexpected circumstances, interpersonal adaptability, training and learning effort, dan managing work stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas security guard berada pada kategori adaptive performance sedang sebanyak 265 responden atau 70%, kategori tinggi sebanyak 81 responden atau 21%, dan kategori rendah sebanyak 33 responden atau 9%. Temuan ini menunjukkan bahwa adaptive performance security guard telah berada pada tingkat fungsional, tetapi belum sepenuhnya optimal. Hasil penelitian dapat menjadi dasar awal bagi perusahaan untuk menyusun program pengembangan yang berfokus pada penguatan adaptasi terhadap teknologi operasional, respons situasi darurat, penyesuaian interpersonal, kesiapan belajar, dan pengelolaan stres kerja.Kata kunci: adaptive performance, security guard, aplikasi operasional keamanan