Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Kajian Kitab Lubabul Hadits dalam Pembinaan Keagamaan Jamaah Majelis Ta’lim Nurul Dholam Ahmad Syaikhul Yasin
Jurnal Wahana Literasi Pendidikan Vol 1 No 3 (2026): Mei
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jwlp.v1i3.403

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Lubabul Hadits study as a medium for religious development among the congregation of Majelis Ta’lim Nurul Dholam at Mushola Nurul Dholam, Sidoluhur Village, Godean District, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of the ustadz as the study instructor, members of the majelis ta’lim congregation, and mushola administrators selected through purposive sampling techniques. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, using source and technique triangulation to ensure data validity. The results showed that the implementation of the Lubabul Hadits study was carried out routinely twice a week during the month of Ramadan using traditional pesantren learning methods, namely reading the text, translating, and explaining the hadith contextually. The study received positive responses from the congregation because the material was easy to understand and relevant to daily life. In addition to improving religious understanding and worship motivation among the congregation, the study activities also played a role in strengthening social and spiritual relationships within the community. This study contributes to the development of community-based Islamic nonformal education models through contextual kitab learning traditions.
Pengembangan Karakter dan Disiplin Siswa melalui Program Edukasi Motivasi Belajar yang Interaktif di SD Sub Byaki Fyadi Ahmad Syaikhul Yasin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Cordoba Banyuwangi
Publisher : LPPM Universitas Islam Cordoba Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67008/tt4ye103

Abstract

Rendahnya motivasi belajar, disiplin, partisipasi aktif, serta keterbatasan pemanfaatan media pembelajaran masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada siswa SD Sub Byaki Fyadi Kabupaten Biak Numfor yang menunjukkan rendahnya semangat belajar, kurangnya kedisiplinan, dan keterbatasan fasilitas pembelajaran berbasis audiovisual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar, karakter, dan disiplin siswa melalui program edukasi yang interaktif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, refleksi, ice breaking, pemutaran video motivasi, serta pemberian bantuan media pembelajaran audiovisual berupa televisi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi dan penilaian terhadap beberapa indikator, yaitu motivasi belajar, disiplin belajar, partisipasi aktif, pemahaman karakter, dan pemanfaatan media audiovisual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator yang diukur. Motivasi belajar meningkat dari 45% menjadi 85%, disiplin belajar dari 50% menjadi 88%, partisipasi aktif dari 40% menjadi 82%, pemahaman karakter dari 48% menjadi 90%, serta pemanfaatan media audiovisual dari 20% menjadi 100%. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan dalam pembelajaran, serta kesadaran terhadap pentingnya disiplin dan tanggung jawab belajar. Dengan demikian, program edukasi motivasi belajar yang dipadukan dengan penguatan karakter, disiplin, dan dukungan media audiovisual efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar.
Resilience and Agility of Education Support Staff: Transforming Communities of Practice toward a Sustainable Digital Learning Ecosystem Moh. Ainul Yaqin; Ahmad Syaikhul Yasin; Ahmad Munawir; Siti Aimah
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/dirasah.v9i2.3383

Abstract

This study analyzes strategies for transforming communities of practice (CoP) to build resilience and agility among education support staff (tenaga kependidikan) and to conceptualize a sustainable digital learning ecosystem in the Indonesian educational context. A systematic literature review design was employed, integrating a policy document analysis approach. Literature was retrieved from Google Scholar, ERIC, and Scopus databases using the keywords community of practice, education support staff, resilience, organizational agility, digital learning ecosystem, and knowledge management. Inclusion criteria covered peer-reviewed articles from 2015 to 2025 relevant to professional development, digital transformation, and knowledge management in educational organizations; 42 peer-reviewed articles and 8 national policy documents were analyzed using thematic synthesis following Thomas and Harden (2008). The synthesis of literature indicates that CoP reinvigoration grounded in collaborative technology holds strong potential to accelerate the adaptability of education support staff in the face of rapid technological disruption. Evidence from the reviewed literature suggests that individual resilience is enhanced when supported by a collective culture that facilitates digital experimentation and data literacy. Furthermore, CoP-based peer learning models appear to improve the responsiveness of education support staff to institutional dynamics. This study offers a theoretical contribution to human resource management models in the education sector and proposes a conceptual framework for policymakers to design competency development programs that address both technical competencies and the sustainability of collaborative learning ecosystems. Research limitations include the absence of primary field data and the lack of empirical comparison with alternative HR development models.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT MELALUI PROGRAM EDUKASI BERKELANJUTAN Eka Utaminingsih; Ahmad Syaikhul Yasin; Laxmi Laxmi; Ahmad Nurudin; Rusdi Rusdi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61701

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program edukasi berkelanjutan yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta, dilaksanakan melalui beberapa tahapan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, praktik, pendampingan partisipatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif berhasil meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam memahami bahwa kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesehatan, pendidikan, literasi, kebersihan lingkungan, partisipasi sosial, serta kemampuan mengembangkan potensi diri dan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan meningkatnya persentase pengetahuan peserta pada kategori baik dari 20% menjadi 72,5%, sementara kategori kurang menurun dari 45% menjadi 5%. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dan partisipasi yang lebih positif, seperti meningkatnya kesadaran menerapkan pola hidup sehat, penguatan kerja sama antarwarga, dan inisiatif mengembangkan kegiatan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, edukasi berkelanjutan yang disertai pendampingan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat sehingga mendukung peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan.