Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Anxiety on Students’ Numeracy Score: A Case Study of PISA 2022 Katon Ramadhan; Muh Amin S
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v12i1.10155

Abstract

PISA is a triennial international assessment administered to 15-year-old students from countries participating in the OECD. It measures students’ reading literacy, mathematics (numeracy), and science competencies. In addition to academic achievement, PISA also assesses various contextual factors at both the school and student levels that may influence student performance. One psychological factor measured in PISA that may affect students’ numeracy outcomes is anxiety. This study aims to analyze the effect of anxiety on Indonesian students’ numeracy achievement. A simple linear regression model was employed to explain the nature of this effect. The results indicate that anxiety has a statistically significant negative effect on numeracy achievement. However, this factor explains only a small proportion of the variance in students’ numeracy outcomes.
Estimasi dan Pengukuran dalam Perspektif Al-Qur'an: Integrasi Sains Islam untuk Pembelajaran Matematika Dian Rahasmi; Muthahharah Idris; Muh Amin S; Nurfuadi Yasril
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 4 (2026): Jurnal Paramaedutama | Juni - Agustus 2026
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi dan pengukuran merupakan konsep fundamental yang menopang perkembangan berbagai disiplin ilmu, seperti matematika, statistika, fisika, teknik, ekonomi, hingga kecerdasan buatan. Di sisi lain, Al-Qur'an memuat prinsip-prinsip mengenai ukuran, keseimbangan, dan perhitungan melalui konsep qadar, mizan, dan hisab, namun integrasi konsep-konsep tersebut dengan estimasi dan pengukuran modern sebagai landasan pengembangan pembelajaran matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep estimasi dan pengukuran dalam perspektif Al-Qur'an serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis integrasi sains dan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir, buku, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep estimasi dan pengukuran dalam sains modern memiliki keselarasan epistemologis dengan prinsip qadar sebagai ukuran yang ditetapkan Allah SWT, mizan sebagai simbol keseimbangan dan keadilan, serta hisab sebagai representasi ketelitian dan akuntabilitas. Rekonstruksi konseptual tersebut menghasilkan kerangka integratif yang menempatkan estimasi sebagai proses memperoleh nilai pendekatan, pengukuran sebagai proses validasi objektif, dan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai fondasi etika dalam penerapan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi konsep qadar, mizan, dan hisab membentuk landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis integrasi sains dan Islam yang tidak hanya memperkuat kompetensi numerik, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai keislaman sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Matematika Faraid sebagai Fondasi Keadilan Pembagian Waris Islam Nurfuadi Yasril; Rina Nur Afifah; Muh Amin S; Dian Rahasmi; Sofia Arianti; Lailatul Anju
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 4 (2026): Jurnal Paramaedutama | Juni - Agustus 2026
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam sistem pembagian waris Islam (faraid) karena menjadi dasar dalam menentukan besaran hak setiap ahli waris secara tepat, proporsional, dan berkeadilan. Namun, kajian yang mengintegrasikan konsep-konsep matematika dengan prinsip-prinsip hukum kewarisan Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran matematika masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konsep-konsep matematika dalam sistem pembagian waris Islam (faraid), mengkaji penerapan konsep pecahan, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK), serta metode aul dan radd dalam penyelesaian pembagian harta warisan, sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, kitab fikih, buku, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem faraid dibangun atas struktur matematis yang sistematis melalui penerapan konsep pecahan, rasio, KPK, serta mekanisme aul dan radd yang menjamin ketepatan, proporsionalitas, dan keadilan dalam pembagian harta warisan. Selain itu, konsep-konsep matematika dalam faraid memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pecahan, rasio, KPK, operasi bilangan, dan pemecahan masalah matematis. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian faraid tidak hanya sebagai kajian fikih, tetapi juga sebagai suatu sistem matematis yang mengintegrasikan logika, proporsionalitas, dan prinsip keadilan dalam hukum waris Islam, sehingga memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan matematika berbasis nilai-nilai Islam.