Rinawati Rinawati
Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Career Development, Skills, and Job Evaluation on Employee Retention Muhammad Chairul; Rian Andriani; Rinawati Rinawati
Economic and Business Horizon Vol. 5 No. 2 (2026): March
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/ebh.5.2.2026.1102

Abstract

High turnover can disrupt operations, reduce service quality, and increase recruitment and training costs. Therefore, appropriate managerial strategies are essential to improve retention and support optimal healthcare facility operations. The purpose of this study was to determine the influence of career development, skills, and job evaluation on employee retention. This study aimed to examine the influence of career development, skills, and job evaluation on employee retention. A quantitative research approach was employed using a structured questionnaire distributed to 149 employees. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results showed an F-test value of 0.000, meaning that career development, skills, and job evaluation together have a significant influence on employee retention. In addition, the T-test results obtained job evaluation (Sig. 0.000), skills (Sig. 0.000), and career development (Sig. 0.067). It was concluded that there was a significant influence of job evaluation and skills. Meanwhile, career development did not have a significant effect on employee retention. The study implies that hospital management should prioritize continuous training programs, competency enhancement initiatives, and objective performance evaluation systems to strengthen employee retention and maintain the quality and stability of healthcare services.
Strategi Menanggulangi Overcrowding Dalam Waktu Tunggu Transit Berdasarkan Evaluasi NEDOCS Di IGD Rumah Sakit: Studi Kasus di Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya Khotimah Dwi Safitri; Bayu Wahyudi; Rinawati Rinawati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.21082

Abstract

Kepadatan berlebih (overcrowding) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan masalah sistemik yang berdampak pada penurunan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanggulangan overcrowding di IGD Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya menggunakan pendekatan National Emergency Department Overcrowding Scale (NEDOCS). Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi operasional sebagai data dasar (baseline), dilanjutkan dengan kuesioner terbuka dan tertutup kepada 30 tenaga medis yang dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor NEDOCS berada pada angka 117,31 (kategori Overcrowded). Triangulasi data kualitatif mengonfirmasi bahwa penumpukan antrean didominasi oleh hambatan arus keluar, yang disebabkan oleh keterbatasan tempat tidur rawat inap, lambatnya birokrasi BPJS, serta beban ganda pengisian Rekam Medis Elektronik (EMR) yang belum adaptif terhadap situasi darurat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa overcrowding secara dominan dipicu oleh hambatan sistemik. Strategi manajerial yang direkomendasikan meliputi penerapan Dashboard Bed Management terintegrasi secara real-time, penyediaan posko asuransi/BPJS 24 jam, serta penyederhanaan antarmuka EMR menjadi "Mode Darurat".)