Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keterampilan Mendengarkan Aktif dalam Meningkatkan Empati Komunikasi Antarpribadi dengan Teman Sebaya Wilda Sofia; Ade Irma
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keterampilan mendengarkan aktif dalam meningkatkan empati komunikasi antarpribadi pada hubungan teman sebaya. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kemampuan interpersonal dalam membangun relasi sosial yang harmonis, terutama pada remaja dan mahasiswa yang sedang berada pada fase perkembangan sosial yang intens. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur komunikasi, psikologi sosial, dan penelitian terkait mendengarkan aktif serta empati interpersonal. Hasil kajian menunjukkan bahwa mendengarkan aktif merupakan fondasi komunikasi yang efektif karena melibatkan perhatian penuh terhadap pesan verbal dan nonverbal, pemahaman konteks, serta respons empatik yang konstruktif. Temuan analitis juga menunjukkan adanya hubungan kuat antara keterampilan mendengarkan aktif dan peningkatan empati, yang tercermin melalui kemampuan memahami perspektif orang lain, validasi emosional, serta pengurangan konflik interpersonal. Selain itu, implikasi keterampilan mendengarkan aktif dalam interaksi teman sebaya terlihat pada munculnya hubungan yang lebih stabil, dukungan emosional yang lebih kuat, serta kemampuan adaptasi komunikasi di era digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan keterampilan mendengarkan aktif merupakan kebutuhan penting dalam membentuk kualitas hubungan sosial yang sehat dan bermakna.
Dinamika Komunikasi Keluarga Pada Sandwich Generation dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental Ismiati Ismiati; Kusmawati Hatta; Wilda Sofia
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i2.583

Abstract

Fenomena sandwich generation menggambarkan kondisi individu yang memiliki tanggung jawab ganda, yaitu merawat orang tua yang lanjut usia sekaligus mengasuh anak. Situasi ini sering menimbulkan tekanan psikologis yang dipengaruhi oleh dinamika komunikasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi keluarga pada sandwich generation serta dampaknya terhadap kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan, seperti komunikasi pasif dan kurang asertif, dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, dan kelelahan emosional. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka dan empatik berperan penting dalam menjaga kesehatan mental individu. Dengan demikian, kualitas komunikasi keluarga menjadi faktor kunci dalam menentukan kesejahteraan psikologis pada sandwich generation.