Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemulihan Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Pasca Kegagalan Layanan Digital: Analisis Komunikasi Krisis Dan Reputasi Perusahaan Pada Byond By BSI Azzah Liddiana; Muhammad Aminullah; Rizky Andrean
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.490

Abstract

Gangguan layanan digital merupakan tantangan serius bagi industri perbankan, terutama dalam menjaga kepercayaan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan layanan aplikasi BYOND by Bank Syariah Indonesia (BSI) serta strategi komunikasi krisis dan peran reputasi perusahaan dalam proses pemulihan kepercayaan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review, studi kasus, yang memanfaatkan data sekunder berupa informasi resmi perusahaan, tampilan website, serta dokumentasi publik terkait gangguan layanan BYOND by BSI pada September 2025. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa gangguan layanan digital berpotensi menimbulkan krisis kepercayaan apabila tidak disertai dengan komunikasi yang cepat dan transparan. Respons BSI melalui klarifikasi dan permintaan maaf resmi di website perusahaan mencerminkan penerapan prinsip komunikasi krisis yang bertanggung jawab. Selain itu, reputasi perusahaan berperan sebagai faktor penyangga yang membantu meredam dampak negatif gangguan layanan terhadap persepsi nasabah. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara pemulihan teknis, komunikasi krisis, dan pengelolaan reputasi dalam menjaga keberlanjutan perbankan digital syariah.
DAMPAK IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS TERHADAP PENDAPATAN PELAKU UMKM DI LINGKUNGAN SDN SEMUT Zulfa Nur Aini; Hendri Hermawan Adinugraha; Ade Gunawan; Rizky Andrean
Adpertens: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/adpertens.v3i2.654

Abstract

The Free Nutritious Meal Program is a government policy aimed at improving students’ nutritional quality and reducing parents’ daily food expenses. Its implementation not only affects students as the main beneficiaries but also has the potential to influence economic activities around schools, particularly micro, small, and medium enterprises (MSMEs) that depend on students’ purchasing behavior. This study aims to analyze the impact of the Free Nutritious Meal Program on the income of MSME owners in the SDN Semut area. This research applies a descriptive qualitative method with a case study and literature review approach. Data were collected through semi-structured interviews with five MSME owners around SDN Semut and supported by academic journals, books, and relevant previous studies. The findings show that the program affects MSME income, especially vendors selling main meals who experienced a decline in sales, while snack and beverage sellers remained relatively stable. This occurred because students’ meal needs were fulfilled by the school, encouraging them to reduce purchases and save their pocket money. This study emphasizes the importance of policy evaluation to balance social benefits with local economic sustainability. The originality of this research lies in its focus on school-based MSMEs at the elementary school level.