Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN LANSIA MELALUI SENAM LANSIA, PENYULUHAN KESEHATAN, DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN Masyitah Wahab; Tuty Alawiyah; Zulkifli; Zulfiah
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia (lansia) melalui tiga intervensi utama, yaitu senam lansia, penyuluhan kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Kegiatan dilaksanakan di Desa Adolang Dusun Pesapoang Tengah Kecamatan Pamboang pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, dengan melibatkan 30 orang lansia berusia 60 tahun ke atas. Metode pelaksanaannya meliputi senam lansia berdurasi 30 menit, penyuluhan kesehatan interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, dan Kolesterol. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 78,4% (rerata skor dari 52,3 menjadi 80,7), penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 8,3 mmHg, dan tingkat kehadiran 100%. Sebanyak 28,9% peserta terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi dan mendapatkan referensi ke Puskesmas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan terpadu antara aktivitas fisik, edukasi, dan deteksi dini secara sinergis mampu meningkatkan derajat kesehatan lansia secara holistik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI MELALUI HEALTH COACHING DI DESA ADOLANG Yulianah Sulaiman; Masyitah Wahab
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi namun cakupan pengendaliannya masih rendah, terutama pada wilayah pesisir dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Hasil pendataan awal di Desa Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak patuh minum obat dan hanya sebagian kecil yang tekanan darahnya terkendali, sementara kader Posbindu PTM belum memiliki keterampilan pendampingan perilaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui health coaching berbasis komunitas dengan kader sebagai pendamping. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu pada bulan Mei 2026 dengan melibatkan 35 penderita hipertensi berusia 45 tahun ke atas serta 10 kader kesehatan. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan (advokasi lintas sektor, pendataan, penyusunan modul, dan pelatihan kader sebagai co-coach), pelaksanaan (empat sesi health coaching mingguan dengan model GROW dan teknik motivational interviewing, edukasi diet rendah garam berbasis pangan lokal, serta pemantauan tekanan darah mandiri disertai kunjungan rumah oleh kader), dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 54,8 menjadi 82,6, peningkatan skor efikasi diri dari 22,4 menjadi 30,1, penurunan rerata tekanan darah sistolik sebesar 10,8 mmHg dan diastolik sebesar 6,7 mmHg, serta peningkatan proporsi peserta dengan tekanan darah terkendali dari 22,9% menjadi 51,4% dengan tingkat kehadiran 94,3%. Luaran kegiatan berupa 10 kader terlatih, modul health coaching, buku pemantauan tekanan darah mandiri, dan kesepakatan pemantauan dua mingguan bersama pemerintah desa. Health coaching yang dipadukan dengan pemberdayaan kader terbukti mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.
Dukungan Suami dalam Perawatan Bayi Baru Lahir di Masa Transisi Menjadi Orang Tua Hasmidar Hasmidar; Sukmawati Sulfakar; St. Hairah; Masyitah Wahab
Jurnal Ventilator Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v4i2.2467

Abstract

Abstract. The transition to parenthood requires complex physical, psychological, and social adjustments for couples with a newborn baby. Husbands’ support in neonatal care plays a crucial role in breastfeeding success, maternal postpartum mental health, and parenting quality; however, in-depth studies in rural communities of West Sulawesi remain limited. This study aimed to explore the forms of husbands’ support in newborn care during the transition to parenthood in Parappe Village, Campalagian District, Polewali Mandar Regency. A qualitative study with a descriptive phenomenological design was employed. Eight participants, consisting of four married couples with infants aged 0–3 months, were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and field notes from January to May 2026. The data were analyzed using thematic analysis, supported by source triangulation, member checking, and peer debriefing to ensure credibility. The findings identified five major themes: physical support, emotional and psychological support, informational support, structural barriers, and the role of culture and gender expectations. All female participants emphasized that their husbands’ support, even in simple forms, had a significant impact on their self-confidence, psychological well-being, and breastfeeding success. In conclusion, husbands’ support is multidimensional and contextual, while workload and patriarchal gender norms remain major challenges. Therefore, maternal and child health programs should integrate education on fathers’ active involvement starting from the antenatal period.