Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesiapan Keluarga dalam menghadapi Kegawatdaruratan Persalinan di Rumah melalui Edukasi dan Penanganan Awal Sukmawati Sulfakar; Hasmidar Hasmidar; Al Munawarah Fattah; Reli Sipata
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i2.800

Abstract

Introduction: Obstetric emergencies are one of the main causes of high Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia. Many obstetric emergencies occur at home before the mother reaches a healthcare facility. Objective: To improve family preparedness in dealing with obstetric emergencies through education and initial handling training at home. Methods: The program began with a pre-test to assess the family’s initial knowledge. After measuring baseline knowledge, the main session included counseling/education, practical skill demonstrations, simulations, and participant practice. At the end of the session, a post-test was conducted to assess improvements in family knowledge. Results: The community service activity was attended by 25 participants. Based on pre-test and post-test results, there was an average knowledge increase of 45%. Participants reported that the most useful topics were hemorrhage management and referral pathways. The simulation sessions were highly interactive, and several participants were able to perform initial emergency steps independently. Health cadres also expressed readiness to provide support for pregnant women in their areas. Conclusion: This community service program successfully improved family knowledge and skills in handling obstetric emergencies at home. Education and simulations proved effective in enhancing rapid family response, thereby minimizing the risk of delayed treatment.
IMPLEMENTASI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB) MKJP DALAM MENINGKATKAN KESERTAAN BER-KB PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Evi Wulandari; HASMIDAR HASMIDAR
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i2.542

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi nasional dalam pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas kesehatan reproduksi. Meskipun metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) terbukti efektif dan efisien dalam menurunkan angka kelahiran serta meningkatkan keberlangsungan penggunaan kontrasepsi, tingkat kesertaan MKJP di berbagai daerah, termasuk di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelayanan KB MKJP guna meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemilihan kontrasepsi MKJP oleh pasangan usia subur (PUS). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, konseling individual, pemeriksaan kesehatan dasar pra-KB, serta pelayanan pemasangan kontrasepsi MKJP meliputi IUD dan implan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo dengan melibatkan 30 PUS sebagai peserta intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai efektivitas dan keamanan MKJP serta peningkatan jumlah PUS yang memilih kontrasepsi MKJP setelah menerima edukasi dan konseling. Distribusi karakteristik PUS menggambarkan sebagian besar berada pada kelompok usia produktif 20–35 tahun, berpendidikan menengah, dan multipara. Luaran kegiatan berupa peningkatan cakupan penggunaan MKJP serta terbentuknya kader KB yang siap berperan dalam pendampingan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terarah, konseling personal, serta pelayanan langsung mampu meningkatkan minat dan kesertaan PUS dalam menggunakan MKJP.