Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pentingnya strategi dan implikasi peran strategis guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti serta siswa kelas IX. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, faktor-faktor pentingnya peran strategis guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tegallalang, Gianyar setelah dianalisis ternyata didasari oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari dimensi profesionalitas guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, tantangan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, motif guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam memberikan solusi terhadap motivasi belajar dan prestasi siswa, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, sedangkan faktor eksternal terdiri dari komunikasi orang tua dengan siswa, lingkungan belajar yang kondusif, dan dukungan dari lingkungan sosial turut memberikan pengaruh terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Kedua, peran strategis guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tegallalang, Gianyar setelah dianalisis ternyata dipengaruhi oleh penerapan strategi pembelajaran yang memperhatikan minat, pemanfaatan teknologi, dan pemetaan gaya belajar siswa. Ketiga, implikasi peran strategis guru Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tegallalang, Gianyar setelah di analisis ternyata berimplikasi terhadap intelektual, psikologis, etika, spiritual, dan sosial.