Nur Hanifah Insani
Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LITERASI AKSARA JAWA BERBASIS MULTIMODAL: STUDI EKSPERIMEN PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 24 SEMARANG Cofishta Dian Santosa; Nur Hanifah Insani; Mujimin Mujimin
PRASI Vol. 21 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i01.105931

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran literasi aksara Jawa berbasis multimodal terhadap keterampilan membaca aksara Jawa pada peserta didik kelas 7D SMP Negeri 24 Semarang. Model ini dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran yang berorientasi pada pelestarian aksara Jawa di era digital serta menyesuaikan pendekatan belajar dengan karakteristik Generasi Z yang akrab dengan teknologi. Melalui penerapan pendekatan multimodal, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih menarik, interaktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini, sehingga mampu memperkuat literasi budaya lokal di tengah arus globalisasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 257 peserta didik kelas VII, dan sampel sebanyak 32 peserta didik kelas 7D dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan N-gain yang didahului oleh uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 30,985 menjadi 64,378 dengan signifikansi <0,000 <0,05 serta nilai N-gain sebesar 0,488 kategori sedang. Peningkatan juga tampak pada aspek intonasi, pelafalan, dan kelancaran membaca. Peserta didik yang semula belum mampu membaca tanda koma  dan titik dengan tepat menjadi lebih baik dalam melafalkannya dengan intonasi sesuai, mampu membedakan bunyi aksara mirip seperti da–dha dan ta–tha, serta lebih lancar membaca meskipun beberapa masih tampak ragu. Dengan demikian, model pembelajaran literasi aksara Jawa berbasis multimodal terbukti efektif dan relevan sebagai inovasi pembelajaran berbasis budaya yang dapat meningkatkan keterampilan membaca aksara Jawa di era modern.
The Effect of ChatGPT Use on Optimizing the Scientific Writing Process for Javanese Language and Literature Students at Unnes Amirul Nuswantara Adli; Nur Hanifah Insani; Eka Yuli Astuti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v10i1.108652

Abstract

The use of artificial intelligence technology, particularly ChatGPT, has become increasingly widespread in academic activities and has influenced the way students compose scientific papers. However, research on the use of ChatGPT in the context of academic writing among students of Javanese Language and Literature remains very limited. This study aims to analyze the effect of ChatGPT usage on optimizing the scientific writing process of Javanese Language and Literature students. This research employed a quantitative approach with a correlational research design. The subjects consisted of 100 Javanese Language and Literature students selected randomly from a population of 366 students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire comprising 25 items. The results of the analysis indicated that the data were normally distributed, the relationship between variables was linear, and there was a strong positive correlation between the use of ChatGPT and the optimization of scientific writing. The partial t-test showed that ChatGPT helped improve the clarity of arguments, the structure of writing, and grammatical accuracy. The findings also revealed that students utilized ChatGPT to support idea development and enhance writing efficiency. In conclusion, the use of ChatGPT significantly contributes to optimizing the scientific writing process of students, particularly in terms of idea organization, language accuracy, and time efficiency. The implications suggest the need to integrate ChatGPT as a guided and ethical learning tool in academic writing curricula to improve students’ academic literacy without compromising the originality of their work.