I Made Dio Oktariadi
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASESMEN BERDIFERENSIASI DALAM MODUL AJAR BAHASA INDONESIA PADA PLATFORM RUMAH PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH (KEMDIKDASMEN) Ni Putu Ayu Trisiwi; Putu Widi Ciptaningsih; Ida Ayu Putu Sri Parmini Wati; I Made Dio Oktariadi; Ida Bagus Putrayasa
PRASI Vol. 21 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i01.109434

Abstract

Transformasi kebijakan pendidikan melalui Kurikulum Merdeka menempatkan evaluasi sebagai bagian penting dari proses belajar yang berfokus pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan evaluasi diagnostik, formatif, dan sumatif serta diferensiasi evaluasi dalam modul pembelajaran Bahasa Indonesia Fase D di Platform Rumah Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen. Data dikumpulkan melalui penelaahan sistematis terhadap elemen evaluasi dalam modul pembelajaran dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi jenis evaluasi dan bentuk diferensiasi, serta penyajian dan interpretasi data secara deskriptif berdasarkan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran telah mengintegrasikan ketiga jenis evaluasi secara berkelanjutan dan menggunakan hasilnya sebagai dasar untuk pengambilan keputusan pedagogik. Evaluasi diagnostik berfungsi untuk memetakan kemampuan awal, evaluasi formatif untuk memantau kemajuan belajar melalui umpan balik yang terus-menerus, dan evaluasi sumatif untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran. Penerapan evaluasi yang berbeda terlihat melalui variasi dalam konten, proses, dan produk, meskipun tingkat pelaksanaannya masih bervariasi. Secara keseluruhan, modul pembelajaran mencerminkan paradigma evaluasi Kurikulum Merdeka yang menyeluruh dan inklusif.
CAMPUR KODE DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Putu Widi Ciptaningsih; Ni Putu Ayu Trisiwi; Ida Ayu Putu Sri Parmini Wati; I Made Dio Oktariadi; Ida Bagus Putrayasa; Ketut Paramarta
PRASI Vol. 21 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v21i01.109518

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi campur kode dalam buku teks Bahasa Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII, VIII, dan IX. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap buku teks Bahasa Indonesia yang direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung campur kode pada teks bacaan, dialog, instruksi tugas, dan rubrik pendukung. Analisis jenis campur kode mengacu pada klasifikasi Muysken, sedangkan analisis fungsi merujuk pada Pokhrel dan Nisak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis campur kode yang dominan adalah penyisipan (insertion) berupa kata dan frasa, sementara peralihan (alternation) ditemukan secara terbatas. Dari segi fungsi, campur kode paling banyak digunakan untuk mencerminkan realitas kebahasaan masyarakat, diikuti fungsi pedagogis, penjelasan konsep yang tidak memiliki padanan dalam bahasa Indonesia, serta penyampaian konsep budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dimanfaatkan secara fungsional sebagai strategi pembelajaran yang kontekstual dan adaptif.