Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enuma Elish dan Narasi Penciptaan Kitab Kejadian: Analisis Komparatif dalam Konteks Timur Dekat Kuno Hendra Dinata; Ledi Arlinda Ompusunggu; Penulis Ketiga
REDOMINATE Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 6 No. 2 (2025): REDOMINATE
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v6i2.179

Abstract

This study aims to examine the Enuma Elish as a cultural background for the creation narrative in the Book of Genesis within the context of the Ancient Near East. The research employs a library-based method with a descriptive-comparative approach and a rational, critical analysis of various scholarly perspectives on the relationship between Babylonian mythology and the biblical narrative. The findings indicate several thematic parallels between the Enuma Elish and the creation narrative in Genesis, particularly in their depictions of the primordial condition of the cosmos and the origin of the world. However, comparative analysis reveals fundamental theological differences between the two texts. The Enuma Elish portrays the creation of the world through conflicts among gods within a polytheistic belief system, whereas the Book of Genesis affirms that the world was created by the one sovereign God through His word in an orderly manner. This distinction is also evident in the understanding of humanity, which in Genesis is presented as created in the image of God (imago Dei). Therefore, the thematic similarities between the two texts are more appropriately understood as reflections of a shared cultural context in the Ancient Near East rather than as evidence of direct dependence of the Genesis narrative on Babylonian mythology.
Keamanan dan Perlindungan Data Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan Studi Kasus di Rumah Sakit Naili-DBS Kota Padang Syamsul Kamal; Reni Riyanti; Penulis Ketiga
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30580

Abstract

Keamanan dan Perlindungan data di  rumah sangat perlu dijaga dan diperhatikan secara khusus dan berkesinambungan, agar data yang ada di rumah sakit tetap terjaga dengan baik, tidak hilang tanpa adanya kebocoran data. Keamanan data merupakan hal yang sangat vital dan penting di rumah sakit, dikarenakan berisi informasi sensitif pasien, riwayat penyakit, hingga kondisi kerahasiaan  pasien, jika bocor,bisa menimbulkan stigma sosial, diskriminasi kerja, bahkan bisa pemerasan pada orang yang mengambil keuntungan. Dalam menjaga kerahasiaan informasi terutama yang berisi informasi sensitif yang hanya boleh diketahui isinya oleh pihak yang berhak saja, apalagi data yang dikirim melalui jaringan publik, apabila data tersebut tidak diamankan terlebih dahulu, akan sangat mudah disadap dan diketahui isi informasinya oleh pihak-pihak yang tidak memiliki wewenang.  Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan menuntut rumah sakit untuk mengadopsi rekam medis elektronik (RME), termasuk pada unit rawat jalan yang memiliki frekuensi kunjungan pasien tinggi. Penggunaan RME membawa manfaat efisiensi dan akurasi, tetapi juga meningkatkan risiko kebocoran dan penyalahgunaan data kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana untuk menganalisis persepsi tenaga rekam medis, tenaga kesehatan dan staf IT terkait keamanan data RME rawat jalan, hambatan yang dihadapi, serta strategi yang diterapkan dalam pengamanan dan perlindungan data rekam medis elektronik khususnya pada rawat jalan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama terdapat pada kontrol akses, kesadaran pengguna, serta kurangnya kebijakan teknis yang rinci di tingkat rumah sakit. Rekomendasi meliputi penguatan regulasi internal, penerapan otentikasi berlapis, serta edukasi berkelanjutan bagi tenaga kese