Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Sawit Melalui Penerapan Sensor Peringatan Dini Hama Ulat Api di Luwu Utara Ayla Ainayyah M; Winda Kamal; Nurul Muchlisah Zainuddin; Abdi Wahid Kurniawan
GIAT Teknologi untuk Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v5i1.14377

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun produktivitasnya masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah serangan hama ulat api. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok tani adalah keterlambatan dalam mendeteksi serangan hama akibat sistem monitoring yang masih bersifat konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui penerapan teknologi sensor deteksi pergerakan sebagai sistem peringatan dini terhadap serangan hama ulat api di Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, serta evaluasi secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan sensor mampu membantu petani dalam mendeteksi aktivitas hama secara lebih cepat dan akurat, sehingga tindakan pengendalian dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi sederhana di bidang pertanian. Penerapan sistem ini juga mendorong perubahan pola pengendalian hama dari yang bersifat reaktif menjadi lebih preventif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong transformasi menuju sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Petani Kakao Masamba melalui Implementasi Smart Supply Chain Management Berbasis Teknologi Generative AI Winda Kamal; Ayla Ainayyah M; Nurul Muchlisah Zainuddin; Abdi Wahid Kurniawan
GIAT Teknologi untuk Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas kakao (Theobroma Cacao L.) merupakan salah satu andalan ekspor perkebunan Indonesia yang memegang peranan strategis dalam perekonomian nasional, termasuk di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Masamba sebagai ibukota kabupaten memiliki potensi besar dalam pengembangan kakao, namun petani setempat masih menghadapi berbagai risiko operasional dan ketidakpastian tata niaga yang menghambat optimalisasi nilai tambah komoditas ini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani kakao di Masamba, Kabupaten Luwu Utara melalui pelatihan Smart Supply Chain Management (SSCM) yang mengintegrasikan teknologi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengetahui informasi sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahap: (1) identifikasi dan analisis masalah bersama mitra; (2) analisis kebutuhan petani; (3) penyusunan modul pelatihan; (4) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan; serta (5) monitoring dan evaluasi. Target luaran meliputi peningkatan kapasitas petani dalam manajemen rantai pasok, adopsi teknologi AI berupa Google Gemini/Chat GPT untuk pemantauan harga dan cuaca real-time, serta terbentuknya jaringan distribusi yang lebih efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta pelatihan mampu mengoperasikan chatbot AI secara mandiri untuk mengakses informasi harga pasar dan prakiraan cuaca. Program ini berhasil memutus asimetri informasi, meningkatkan posisi tawar petani, dan memberikan kontribusi nyata pada optimalisasi nilai tambah kakao di Kabupaten Luwu Utara.
Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Inovasi Wirausaha Berbasis Agroindustri di Kelurahan Malino Ayla Ainayyah M; Andi Muhammad Akram Mukhlis; Nunik Lestari; Mohamad Ikbal Riski A. Danial; Nurul Muchlisah Zainuddin
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2026): Vol.5 No. 2, 2026 :September 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v5i2.50770

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has created new opportunities to improve innovation and competitiveness in the agro-industry sector. However, the adoption of AI technology among farmers and small agroindustry entrepreneurs remains limited due to inadequate digital literacy and a lack of practical training. This community service program aimed to enhance the capacity of farmers and agroindustry-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Malino Village, Gowa Regency, through training on the utilization of AI for business innovation and product development. The program employed a participatory approach consisting of preliminary needs assessment, interactive lectures, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation. Participants were introduced to several AI platforms and guided to apply them in generating business ideas, designing product packaging, developing promotional content, and preparing digital marketing strategies based on local agroindustry products. The evaluation results indicated a substantial improvement in participants' understanding and practical skills in utilizing AI applications. Participants demonstrated greater confidence in integrating AI into their business activities, particularly in product innovation, branding, and digital promotion. The mentoring process also encouraged collaboration among farmers, MSME actors, and young farmers, creating a supportive learning environment for technology adoption. Overall, the program successfully strengthened participants' digital competencies and fostered a more positive perception of AI as a practical tool for agroindustry development. Continuous mentoring and collaboration with local stakeholders are recommended to ensure the sustainability of AI implementation and to support the digital transformation of rural agroindustry enterprises.