Novita Eni Kartika
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Developing a Multicultural Islamic Education Model Oriented toward Religious Moderation to Enhance Students’ Tolerance Nabil Tito Prasetyo; Novita Eni Kartika; Chairul Anwar; Syaiful Anwar; Muhammad Idris
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v5i1.605

Abstract

This study aims to describe the implementation of a multicultural Islamic education model oriented toward religious moderation in improving students’ tolerance attitudes at Islamic junior high schools. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving the principal, Islamic Education teachers, and students selected through purposive sampling. The validity of the data was ensured through source and technique triangulation, while the data were analyzed thematically through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the implementation of multicultural Islamic education oriented toward religious moderation was able to enhance students’ tolerance attitudes, as reflected in mutual respect, appreciation of differences, and inclusive social interactions within the madrasah environment. The implementation model was carried out through the integration of multicultural values into the learning process, school culture, and students’ religious activities. In addition, the role of teachers as facilitators, support from madrasah policies, and the strengthening of a religious moderation-based curriculum became the main factors contributing to the successful implementation of the model. The implications of this study indicate that multicultural Islamic education can serve as an effective strategy for strengthening religious moderation and fostering a sustainable culture of tolerance within Islamic educational institutions.
Pendidikan Keimanan dalam Perspektif Tafsir Tematik: Analisis Q. S Al-An'am (6): 74-83 Nabila Al Najla; Novita Eni Kartika; Muhammad Akmansyah; Amirudin Amirudin; A. Fathoni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15704

Abstract

Penelitian ini membahas pendidikan keimanan melalui analisis tematik terhadap QS. Al-An’am [6]: 74–83 yang memuat kisah reflektif Nabi Ibrahim dalam menemukan ketauhidan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kurangnya integrasi antara ayat-ayat Al-An’am dengan konsep pedagogi iman kontemporer, terutama dalam membangun pendekatan pendidikan yang bersifat pengalaman, reflektif, dan kritis. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip pendidikan keimanan yang terkandung dalam perjalanan intelektual dan spiritual Nabi Ibrahim sebagaimana digambarkan dalam rangkaian ayat tersebut. Penelitian menggunakan metode tafsir tematik (thematic exegesis) dengan menelusuri pola pendidikan iman melalui dialog batin, observasi fenomena alam, dan proses berpikir kritis yang dilakukan Nabi Ibrahim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keimanan dalam ayat-ayat ini berlangsung melalui beberapa tahap: pengamatan terhadap alam semesta, perenungan mendalam atas ketidaksempurnaan makhluk, proses dekonstruksi keyakinan sebelumnya, serta penegasan tauhid sebagai kebenaran mutlak. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan iman yang ideal harus bersifat reflektif, kritis, berbasis pengalaman langsung, dan menempatkan tauhid sebagai pusat pembentukan karakter. Temuan ini penting sebagai dasar pengembangan model pendidikan keimanan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern.