p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH EKONOMIKA
Siti Ramsyah Aini
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transmisi Harga Minyak Dunia Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Analisis SVAR Tahun 2020 - 2024 Siti Ramsyah Aini; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi guncangan harga minyak dunia terhadapinflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memasukkan variabel Geopolitical Risk Index(GPR) sebagai faktor eksternal yang memengaruhi dinamika perekonomian. Data yang digunakanberupa data triwulanan periode 2000–2024 yang terdiri atas Geopolitical Risk Index (GPR), hargaminyak dunia Brent, inflasi Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis yangdigunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR) untuk mengidentifikasi hubunganstruktural antarvariabel serta mengestimasi respons dinamis melalui Impulse Response Function (IRF)dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatanrisiko geopolitik global mendorong kenaikan harga minyak dunia yang kemudian ditransmisikan keinflasi domestik melalui jalur biaya produksi dan harga energi. Guncangan harga minyak memberikandampak positif terhadap inflasi dalam jangka pendek, sedangkan terhadap pertumbuhan ekonomimenunjukkan pengaruh negatif. Analisis FEVD mengindikasikan bahwa variasi inflasi danpertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor domestik tetapi juga oleh guncanganharga minyak dan risiko geopolitik global. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilisasi harga energiserta penguatan ketahanan ekonomi domestik dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global.Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Geopolitical Risk Index,SVAR.
Peran Geopolitical Risk sebagai Sumber Guncangan Eksternal dalam Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter Indonesia Siti Ramsyah Aini; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpastian lingkungan global yang bersumber dari dinamika geopolitik sering kali memicu guncangan penawaran yang merambat ke sistem ekonomi makro negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh guncangan risikogeopolitik global yang diwakili oleh indeks Geopolitical Risk (GPR) terhadap instrumen moneter dan stabilitas makroekonomi di Indonesia, yang diproyeksikan melalui variabel BI-Rate, jumlah uang beredar (LnM2), nilai tukar rupiah (EXR), inflasi (INF), danpertumbuhan ekonomi (GDPG). Penelitian ini menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) kuartalan dari kuartal I tahun 2014 hingga kuartal IV tahun 2025 dengan total 48 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model(VECM) untuk menangkap dinamika hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya satu hubungan keseimbangan jangka panjang yang stabil di dalam sistem makroekonomi. EstimasiVECM menunjukkan adanya mekanisme koreksi kesalahan jangka pendek yang signifikan pada persamaan utama dengan tingkat konvergensi mencapai 66,7% per kuartal. Lebih lanjut, analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) padajangka menengah (kuartal ke-4) membuktikan bahwa guncangan GPR memberikan kontribusi yang kuat dan riil dengan menjelaskan sebesar 13,99% variabilitas inflasi domestik dan 13,76% variabilitas pertumbuhan ekonomi. Transmisi risiko geopolitik inibekerja melalui guncangan sisi penawaran (supply-side shock), di mana eskalasi konflik internasional mendorong depresiasi nilai tukar dan inflasi produk impor (importedinflation). Stabilitas makroekonomi domestik Indonesia saat ini sangat sensitif terhadap risiko sektor eksternal, sehingga otoritas moneter disarankan untuk mengintegrasikan indeks risiko geopolitik global ke dalam model proyeksi inflasi dan kebijakan suku bunga acuan.Kata Kunci: Geopolitical Risk (GPR), Stabilitas Makroekonomi, Instrumen Moneter,Inflasi, VECM.