Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi guru dalam menanamkan sikap sopan santun dan hormat siswa terhadap guru, mengevaluasi efektivitas, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di MI Muawanatul Falah Ngetuk Gunungwungkal Pati.Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya pengaruh media sosial terhadap perilaku siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, lima guru, dan lima siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru terdiri atas empat pilar utama: (1) keteladanan langsung, (2) pembiasaan melalui budaya 6S (Senyum, Salam, Salim, Sapa, Sopan, Santun), (3) bimbingan dan pengawasan harian, serta (4) kerja sama aktif dengan orang tua melalui grup WhatsApp. Keempat strategi tersebut dinilai cukup efektif, terlihat dari perubahan perilaku siswa yang mulai melakukan salam dan salim secara spontan, berbicara lebih sopan, dan menunjukkan rasa hormat selama proses pembelajaran. Faktor pendukung meliputi lingkungan madrasah berbasis keagamaan, komitmen guru sebagai role model, dan kerjasama sekolah-keluarga. Adapun faktor penghambat utama adalah pengaruh konten media sosial, khususnya TikTok, serta kurangnya pengawasan orang tua di rumah.