Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran Teks Berita di Kelas XI SMK: Studi Kasus Kualitatif Herman Didipu; Sartika Djelema; Yunima I. Hasan; Ummul Khair; Juriyati Rajak
IEC: Journal of Educational Innovation Vol 2 No 3 (2026): Juni
Publisher : PT Cendekia Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching news texts at the vocational high school (SMK) level faces unique contextual challenges, ranging from limited facilities and infrastructure, low student discipline and engagement,to differences in students’ economic backgrounds. This study aimsto describe the practices of planning, implementation, and the issuesthat need to be addressed in news text instruction in the 11th-grade SMK classroom.The study employed a qualitative approach with a single-case study design.The research subject was an Indonesian language teacher at SMK Negeri 2 Gorontalo. Data were collected through collaborative observation by a teamcomprising four observers, semi-structured interviews, and documentation. Data analysisfollowed the interactive model by Miles, Huberman, & Saldaña. The research resultsshowed that the teacher developed lesson plans by analyzing effective weeksbased on the academic calendar, designing a syllabus based on the Merdeka Curriculum, and developing systematic teaching modules. The implementationof instruction involved ice-breaking strategies, grade appreciation,the PBL method, and a patient and communicative approach. The identified problems were grouped into three categories: (1) instructional issues(monotonous methods, gaps between planning and implementation, limited use of technology), (2) managerial issues (inadequate facilities and infrastructure, low student discipline), and (3) contextual issues (differences in students’ economic backgrounds,limited access (information). This study highlights the need to strengthen the management of school facilities and infrastructure, as well as to develop more diverse classroom management strategies in vocational high schools
Pandangan Dunia Pengarang Dalam Kumpulan Puisi “Tirani dan Benteng” Karya Taufik Ismail: Kajian Strukturalisme Genetik Lucian Gooldman: Penelitian Herson Kadir; Sartika Djelema; Rahman D. Daad; Sri Abelia Noho; Yusrin Djalilu; Karmila Hino
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan dunia pengarang dalam kumpulan puisi “Tirani dan Benteng” karya Taufik Ismail dengan menggunakan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa karya sastra tidak hanya merupakan hasil kreativitas individual, tetapi juga merepresentasikan kesadaran kolektif kelompok sosial tertentu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Data penelitian berupa teks puisi dalam kumpulan “Tirani dan Benteng” yang dianalisis melalui dua tahapan, yaitu analisis struktur intrinsik puisi dan analisis hubungan struktur puisi dengan struktur sosial masyarakat yang melahirkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan dunia pengarang dalam “Tirani dan Benteng” merepresentasikan sikap kritis terhadap kekuasaan yang represif serta keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Struktur konflik dalam puisi memiliki homologi dengan struktur sosial-politik Indonesia pada dekade 1960-an, khususnya dalam konteks demonstrasi mahasiswa, krisis ekonomi, dan kekerasan politik pasca peristiwa G30S/PKI. Taufik Ismail tampil sebagai artikulator kesadaran kolektif mahasiswa, rakyat kecil, dan kaum terdidik yang menolak penindasan. Dengan demikian, “Tirani dan Benteng” tidak hanya berfungsi sebagai karya estetik, tetapi juga sebagai medium kritik sosial dan kesaksian moral terhadap realitas zamannya.