Atika Amanda
Poltekkes Kemenkes Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH DENGAN INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJA PUTERI DI KOTA PALEMBANG Asri Noviyanti; Atika Amanda
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.2211

Abstract

Nyeri menstruasi atau dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami oleh wanita. Dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, prestasi akademik, dan kualitas hidup. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan nyeri menstruasi adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dan nyeri menstruasi pada wanita. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menghitung nilai IMT, sedangkan intensitas nyeri menstruasi dinilai menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 18,43 ± 1,01 tahun. Rata-rata berat badan responden adalah 54,83 ± 17,40 kg, rata-rata tinggi badan 158,65 ± 4,65 cm, dan rata-rata IMT 21,05 ± 3,44 kg/m². Rata-rata skor intensitas dismenore adalah 6,02 ± 2,31. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan intensitas nyeri menstruasi dengan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = 0,47, yang menunjukkan korelasi positif sedang.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Kota Palembang Atika Amanda; Asri Noviyanti; Tarisha Maharani; Vivi Meilanda Utami; Nurhazizah Dara Sakti
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i3.135

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang adalah metode kontrasepsi yang terdiri dari IUD,Implan, MOW dan MOP. Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dapat mencegah tingginya angka kegagalan pemakaian KB non MKJP (Pil Suntik, dan KB tradisional lainnya) dan dapat menurunkan angka fertilitas. Saat ini pengguna KB Non MKJP lebih banyak dari pada KB MKJP. Padahal KB MKJP sangat efektif menurunkan fertilitas.  Cakupan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) secara nasional pada tahun 2025 masih tergolong rendah, yaitu sekitar 20% dari total peserta KB aktif, dan belum mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah. Data sebelumnya menunjukkan bahwa cakupan MKJP pada tahun 2022 sebesar 22,41% dan masih berada di bawah target nasional, sehingga diperlukan upaya peningkatan melalui edukasi dan pelayanan kesehatan yang lebih optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertemakan tentang “Metode Kontrasepsi Jangka Panjang  (MKJP)” yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 di RT.024 Di Kelurahan Talang Jambe dan media yang digunakan berupa Leaflet dan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK). Hasil yang diperoleh adalah Pasangan Usia Subur mengetahui dan memahami mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang.