Syamsul Bahri
Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dakwah Wal-Irsyad Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Dakwah pada Masyarakat Multikultural di Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Herman; Syamsul Bahri
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode dakwah dalam masyarakat multikultural Kelurahan Pampang, Makassar, dengan fokus pada tiga pendekatan utama yaitu Bi Al-hikmah (kebijaksanaan), Mauizatul Hasanah (nasehat), dan Mujadilhum Billati Hiya Ahsan (diskusi dengan cara terbaik). Ketiga metode tersebut dianalisis berdasarkan implementasinya dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat, serta kontribusinya dalam membangun kesadaran beragama, harmoni sosial, dan ketahanan moral komunitas. Metode Bi Al-hikmah menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh penghormatan terhadap keberagaman serta keterlibatan aktif pemerintah dan organisasi sosial-keagamaan. Pendekatan yang menghargai konteks budaya dan sosial masyarakat setempat menciptakan suasana damai, toleran, dan partisipatif. Selanjutnya, metode Mauizatul Hasanah memperlihatkan bahwa penyampaian dakwah melalui nasehat yang lembut dan edukatif memiliki dampak signifikan dalam membentuk karakter generasi muda. Program-program bimbingan yang berbasis nilai moral dan spritual berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama sejak dini, baik bagi anak-anak maupun orang tua. Adapun metode Mujadilhum Billati Hiya Ahsan menekankan pentingnya pendekatan personal dan diskusi yang terbuka dalam menyelesaikan permasalahan keagamaan dan sosial. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara pendakwah dan mad’u secara individual, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keharmonisan antargolongan melalui musyawarah yang adil dan beradab.
Analisis Strategi Manajemen Dakwah berbasis Media Sosial dalam Penyebaran Nilai-Nilai Islam di Kalangan Generasi Muda Syamsul Bahri; Herman Jamaluddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen dakwah berbasis media sosial dalam penyebaran nilai-nilai Islam di kalangan generasi muda. Penelitian ini penting dilakukan mengingat media sosial telah menjadi ruang komunikasi utama bagi generasi muda sekaligus menjadi sarana yang potensial dalam penyampaian pesan-pesan keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola akun dakwah, dai, serta generasi muda sebagai pengguna media sosial. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen dakwah berbasis media sosial dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara sistematis. Perencanaan dakwah dilakukan dengan menyusun konten yang sesuai dengan karakteristik generasi muda, sedangkan pelaksanaan dakwah memanfaatkan berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook. Penggunaan konten visual dan audiovisual terbukti lebih efektif dalam menarik perhatian audiens. Selain itu, interaksi yang terbangun melalui fitur komentar, siaran langsung, dan diskusi digital mampu meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam memahami nilai-nilai Islam. Meskipun demikian, dakwah digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan dengan konten hiburan dan penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh strategi manajemen dakwah yang terencana, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda pada era digital.