Fitria Nugrah Madani
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seni Tarik-Ulur Manusia Pesisir; Analisis Formula Permainan Batti-Batti di Kepulauan Selayar Zulkifli Makmur; Fitria Nugrah Madani
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.566

Abstract

Pertunjukan Batti-Batti merupakan permainan kelisanan khas masyarakat Kepulauan Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan. Permainan ini adalah aksi memberi syair antara seorang laki-laki dan perempuan dalam nyanyian. Artikel ini membahas formula yang digunakan penyanyi untuk menghasilkan syair pada permainan Batti-Batti. Artikel ini menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan teori formula kelisanan Parry-Lord. Dalam teori ini menjelaskan bahwa dalam praktik kelisanan penyanyi tidak mengandalkan memori, melainkan mnemonik. Mnemonik dapat hadir apabila penyair menguasai formula permainan. Formula terdiri atas formulaik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan meminjam metode perekaman kelisanan Ruth Finnegan. Adapun proses analisis dilakukan dengan perekaman, transkripsi, dan analisis. Artikel ini menemukan bahwa ada tiga formula pertunjukan Batti-Batti, yaitu struktur utama pada pertunjukan Batti-Batti yang meliputi kebahasaan, syair pembuka dan penutup, dan penonton; adanya pola irama melodi vokal yang berbeda antara penyair laki-laki dan perempuan, dan; repetisi yang terdiri atas repetisi keseluruhan larik, repetisi sebagian larik, dan repetisi sebagian dan keseluruhan larik.
Penjaga Ruang Hidup; Mitigasi Risiko terhadap Ekspansi Ekstraktivisme melalui Lensa Ekofeminisme di Kabupaten Bone Bolango, Indonesia Zulkifli M; Hijrah Lahaling; Fitria Nugrah Madani; Kindom Makkulawuzar; Arhjayati Rahim
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.631

Abstract

Perluasan aktivitas ekstraktivisme berskala besar di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, yang merupakan kawasan Taman Nasional, telah mengganggu keseimbangan lingkungan dan menimbulkan dampak sosial-ekologis yang luas. Kondisi ini mengancam mata pencaharian dan ruang hidup masyarakat, dengan perempuan menanggung beban risiko yang tidak proporsional. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana perempuan di wilayah terdampak menyadari mitigasi risiko dalam menghadapi perluasan wilayah pertambangan oleh PT Gorontalo Mineral. Kajian ini menggunakan perspektif teoretis ekofeminisme yang menekankan keterkaitan antara keseimbangan lingkungan dan kehidupan perempuan. Perempuan menjadi pihak yang pertama dan paling merasakan dampak perubahan lingkungan akibat perusakan hutan serta pencemaran air dan tanah, namun masih minim dilibatkan dalam upaya mitigasi. Penelitian menggunakan metode Feminist Participatory Action Research (FPAR) melalui diskusi desa, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan 35 anggota masyarakat di Desa Pangi dan Desa Tulabolo serta para pemangku kepentingan. Temuan menunjukkan bahwa perempuan merupakan kelompok paling rentan akibat aktivitas pertambangan, ditandai dengan meningkatnya beban domestik, berkurangnya akses terhadap air dan lahan pertanian, serta terpinggirkannya mereka dari tata kelola sumber daya alam. Penelitian juga mengidentifikasi hubungan antara aktivitas ekstraktif dengan meningkatnya pekerja anak, pernikahan dini, angka putus sekolah, dan ketidakstabilan rumah tangga. Melalui refleksi partisipatif, perempuan membangun kesadaran kolektif dan strategi perlindungan ruang hidup. Studi ini menegaskan pentingnya pengetahuan yang dihayati perempuan bagi perlindungan lingkungan berbasis komunitas dan tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.