Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Peternakan Sapi Potong Berbasis Optimalisasi Sumber Daya di Kecamatan Pegajahan Darma Wijaya; Uswah Hasanah
Inflasi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Inflasi - November
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/inflasi.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai sumber daya yang mendukung pengembangan peternakan sapi potong di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, serta menentukan wilayah yang menjadi sektor basis melalui analisis Location Quotient (LQ). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Desa Bingkat. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa Desa Bingkat memiliki nilai LQ sebesar 2,08, yang mengindikasikan wilayah tersebut sebagai sektor basis dalam pengembangan ternak sapi. Potensi maksimum ternak berdasarkan sumber daya lahan (PMSL) mencapai 2.269,03 ST, dengan kapasitas peningkatan populasi sapi berdasarkan sumber daya lahan (KKPTR(SL)) sebesar 1.180,53 ST. Populasi ternak sapi aktual (POPRIL) di Desa Bingkat tercatat sebanyak 1.088,5 ST. Selain itu, potensi maksimum ternak berdasarkan kepala keluarga (PMKK) mencapai 6.012 ST, dan kapasitas peningkatan populasi ternak sapi berdasarkan kepala keluarga (KPPTR(KK)) adalah 4.923,5 ST. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Desa Bingkat dan Kecamatan Pegajahan memiliki potensi yang besar dalam pengembangan peternakan sapi potong.
Strategies For Community Economic Empowerment Based On Sharia Business Among MSME Actors In Serdang Bedagai Darma Wijaya; Rahmayati Rahmayati
International Journal Of Economics Social And Technology Vol. 5 No. 1 (2026): Maret-Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/ijest.v5i1.1543

Abstract

This research aims to analyze the sharia-based MSME empowerment strategy in Serdang Bedagai Regency and to develop an integrated empowerment model. It employs a qualitative approach with in-depth interviews of 7 key informants and observations across 17 districts. The most critical gap is that 77% of the 135,922 MSMEs lack access to formal financing due to the absence of community guarantee mechanisms and low literacy regarding profit-sharing contracts. The results show that the internalization of akhlakul karimah (noble character) values functions as a mediating variable, resulting in an 8% increase in profit margins through trust-based competitive advantage, as well as solidarity-based business resilience through the practice of qardhul hasan (benevolent loans). The novelty of the research lies in the Integrated Empowerment Strategy Model (IESM), which positions akhlakul karimah as a mediating variable rather than merely an additional ethical component, and complements multi-stakeholder collaboration with a collaborative governance mechanism comprising binding coordination forums, a shared database, and joint evaluation standards. Theoretically, the IESM extends empowerment theory by incorporating measurable spiritual outcome dimensions. Practically, it is recommended to establish a Sharia Economic Empowerment Coordination Forum, simplify sharia micro-financing through linkage programs with village cooperatives, and standardize training modules integrated with akhlakul karimah values.