Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Teknik Melukis Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal Melalui Sekolah Seni Mooi Indie Sokaraja, Banyumas Robert Hendra Yudianto; Adnan Setyoko; Tenia Wahyuningrum
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal KRESNA Mei 2026
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v6i1.290

Abstract

Pelestarian budaya lokal melalui seni lukis memerlukan upaya sistematis agar nilai estetika dan filosofi yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Salah satu gaya seni lukis yang memiliki nilai historis dan kultural kuat di kalangan masyarakat Kabupaten Banyumas adalah Mooi Indie yang merepresentasikan lanskap alam dan kehidupan lokal Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan generasi muda tentang lukisan Mooi Indie, eksplorasi elemen visual khas seperti komposisi alam, perspektif, pencahayaan, dan pewarnaan serta pendampingan praktik melukis berbasis objek dan lingkungan lokal. Hasil evaluasi melalui lembar observasi menunjukkan rata-rata skor 3,25 dari skala 1-4 yang berarti baik pada aspek keterlibatan, teknik, kemandirian dan kualitas karya akhir. Pengalaman estetika selama pelatihan, didapatkan informasi bahwa 93,3% responden menikmati keindahan dan suasana visual; 90% responden merasa tertarik untuk mengeksplorasi karya, membantu makna di balik karya, dan menggugah perasaan positif. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan peran penggiat seni sebagai fasilitasor dan kontribusi pada ruang edukasi budaya serta menunjukkan bahwa pelatihan teknis melukis berbasis gaya Mooi Indie efektif sebagai media pelestarian budaya lokal
Peningkatan Keterampilan Ekonomi Kreatif melalui Pelatihan Fotografi, Desain Grafis, dan Editing Video di Rumah Kreatif Wadas Kelir, Kabupaten Banyumas M.Lukman Leksono; Robert Hendra Yudianto; Agatha Dinarah Sri Rumestri; Shintia Dwi Alika
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2970

Abstract

Community service is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education aimed at enhancing community capacity and self-reliance. Wadas Kelir Village, Banyumas Regency, has significant potential in culture, arts, and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), yet this potential is not optimally supported by adequate digital promotion skills. This program aims to improve photography, graphic design, and video editing skills through training and mentoring activities conducted at Rumah Kreatif Wadas Kelir. The methods applied include a participatory approach, interactive workshops, project-based learning, and continuous mentoring. The results indicate an improvement in participants’ ability to produce visual content for MSME promotion and village branding, as well as the formation of village-based digital creative.