Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Ekonomi Kreatif melalui Pelatihan Fotografi, Desain Grafis, dan Editing Video di Rumah Kreatif Wadas Kelir, Kabupaten Banyumas M.Lukman Leksono; Robert Hendra Yudianto; Agatha Dinarah Sri Rumestri; Shintia Dwi Alika
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2970

Abstract

Community service is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education aimed at enhancing community capacity and self-reliance. Wadas Kelir Village, Banyumas Regency, has significant potential in culture, arts, and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), yet this potential is not optimally supported by adequate digital promotion skills. This program aims to improve photography, graphic design, and video editing skills through training and mentoring activities conducted at Rumah Kreatif Wadas Kelir. The methods applied include a participatory approach, interactive workshops, project-based learning, and continuous mentoring. The results indicate an improvement in participants’ ability to produce visual content for MSME promotion and village branding, as well as the formation of village-based digital creative.
Penguatan Literasi Global SDN Karanglo Kemranjen Melalui Program English Day Hari Widi Utomo; Achmad Sultoni; Riyatno; Shintia Dwi Alika; M. Lukman Leksono; Maria Naibaho; Gilang Hukma Rahmanda; Satria Rizki Safiri; Khorn Chanpiriza
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2973

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi global siswa melalui pendampingan Program English Day di SDN Karanglo, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan global meskipun mata pelajaran Bahasa Inggris belum secara formal diterapkan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua secara aktif pada tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pelatihan guru, pendampingan siswa, penyusunan modul dan buku kosakata, implementasi English Day mingguan, serta kolaborasi internasional melalui International Sharing Session. Hasil evaluasi menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari siswa, orang tua, dan pihak sekolah, serta peningkatan minat dan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Program ini berpotensi berkelanjutan dan menjadikan SDN Karanglo sebagai sekolah percontohan literasi global di tingkat kecamatan.