Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Technopreneurship Siswa SMKS YP 17 Cilegon melalui Sosialisasi Media Sosial dan Affiliate Marketing Ahmad Maliki; Fenti Nur Meliyani; Inesa Ainu Rohmah; Lingga Wulandari; Tsania Syafira Putri; Dewi Surani
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal KRESNA Mei 2026
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v6i1.296

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka berbagai peluang kewirausahaan melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital. Namun, pemahaman siswa kejuruan mengenai pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana usaha masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai technopreneurship melalui pelatihan pemanfaatan media sosial dan affiliate marketing. Kegiatan dilaksanakan pada 23 siswa jurusan teknik komputer dan jaringan di SMKS YP 17 Cilegon melalui metode penyampaian materi, demonstrasi, praktik sederhana pembuatan konten digital, serta diskusi interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pemanfaatan media sosial sebagai peluang bisnis dari 47,8% menjadi 79,4%. Selain itu, pemahaman siswa mengenai pembuatan konten digital meningkat dari 26,1% menjadi 73,5%, sedangkan pemahaman mengenai langkah awal memulai usaha digital meningkat dari 26,1% menjadi 85,3%. Kegiatan ini juga meningkatkan minat siswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membangun personal branding dan peluang usaha berbasis teknologi. Dengan demikian, kegiatan pelatihan yang dilakukan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital dan kompetensi technopreneurship siswa di era digital.
CAMPUR KODE DALAM DIALOG FILM LAYAR LEBAR INDONESIA JUDUL ADA APA DENGAN CINTA BENTUK DAN MOTIVASI PENGGUNAANYA Tsania Syafira Putri; Desma Yuliadi Saputra; Rina Andriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v6i1.257

Abstract

This study aims to describe the forms and motivations of code-mixing used in the dialogue of the Indonesian feature film Ada Apa dengan Cinta? Film, as a mass media product, functions not only as entertainment but also as a representation of social language practices. In a multilingual society such as Indonesia, code-mixing is a common linguistic phenomenon that is reflected in contemporary film dialogues. This research employs a descriptive qualitative approach using observation and note-taking techniques. The data consist of characters’ utterances containing code-mixing, which are analyzed based on their forms and underlying motivations. The findings reveal that code-mixing appears in three main forms: insertion of words, phrases, and clauses, with word insertion being the most dominant form. The motivations behind the use of code-mixing include social identity, group solidarity, expressive and dramatic purposes, representation of urban youth realities, and the influence of globalization and popular culture. Code-mixing in the film functions not only as a reflection of everyday language practices but also as an artistic strategy to construct characters, depict social background, and enhance narrative atmosphere. Therefore, this study demonstrates that language in film plays a significant role in shaping meaning, characterization, and social representation within audiovisual works.