Syech Indah Adivanefi
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Kepuasan terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Kampung Bali, Pontianak Syech Indah Adivanefi; Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Assegaf; Nurmainah Nurmainah
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1855

Abstract

Latar belakang: Prevalensi kasus hipertensi terus meningkat dan 44% penderitanya tidak patuh pada pengobatan hipertensi. Tingkat pengetahuan dan tingkat kepuasan pasien diteliti memiliki kaitan dengan kepatuhan minum obat hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepuasan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kampung Bali. Metode: Studi cross-sectional melibatkan 97 pasien hipertensi di Puskesmas Kampung Bali periode Desember 2024 - Januari 2025, menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan dianalisis dengan Chi-square. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (78,4%), pendidikan terakhir di SMA/Sederajat (35,1%), dan sudah tidak aktif bekerja (69,1%). Sebanyak 56,7% responden memiliki pengetahuan yang baik, 49,5% responden merasa puas dengan pelayanan kesehatan, dan 37,1% responden tidak patuh menjalani pengobatan hipertensi. Analisis bivariat menunjukan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p=0,008). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan berhubungan signifikan terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi Puskesmas Kampung Bali. Saran: Menggunakan desain longitudinal dengan triangulasi metode untuk meningkatkan validitas temuan dan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif sehingga intervensi kepatuhan dapat dirumuskan secara tepat sasaran.