Kadek Windy Candrayana
Program Studi Teknik Sipil Universitas Warmadewa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perencanaan Pengendalian Simpang Tak Bersinyal Pada Simpang Jalan Raya Uluwatu Jimbaran – Jalan Raya Kampus Udayana, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Ni Made Widya Pratiwi; I Nengah Oki Dwi Andika; Kadek Windy Candrayana
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v5i1.7180

Abstract

Simpang tak bersinyal Jalan Raya Kampus Udayana–Jalan Raya Uluwatu Jimbaran merupakan salah satu titik kemacetan di wilayah Badung Selatan, Bali. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya volume lalu lintas, aktivitas komersial di sekitar simpang, serta hambatan samping akibat kendaraan yang berhenti dan parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal tersebut serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas dan mengurangi derajat kejenuhan. Metode penelitian dilakukan melalui survei kondisi geometrik, volume lalu lintas, dan hambatan samping menggunakan rekaman video selama 14 jam pada hari kerja dan hari libur. Data dianalisis menggunakan pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan parameter utama berupa kapasitas simpang (C), derajat kejenuhan (Dj), tundaan rata-rata (T), dan peluang antrian (Pa%). Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang memiliki kapasitas sebesar 2360,08 smp/jam, derajat kejenuhan 0,92, tundaan 16,135 detik/smp, dan peluang antrian antara 34%–67%, yang berarti simpang sudah tidak memenuhi syarat kelayakan (Dj < 0,85). Penerapan alternatif pengaturan hambatan samping meningkatkan kapasitas menjadi 2439,62 smp/jam dan menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,89, dengan tundaan 15,282 detik/smp. Sementara itu, kombinasi pengaturan hambatan samping dengan pembatasan jenis kendaraan (kendaraan sedang/KS) menghasilkan kinerja terbaik, yaitu kapasitas 2526,17 smp/jam, derajat kejenuhan 0,82, tundaan 13,946 detik/smp, dan peluang antrian 28%–56%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan pengaturan hambatan samping dan pembatasan gerak belok kanan efektif dalam meningkatkan kinerja simpang tak bersinyal, menurunkan tingkat kejenuhan, serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan komersial dan pendidikan seperti Jimbaran.