Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MAS AL-WASHLIYAH TEMBUNG Nurdila Nasution; Neng Nurcahyati Sinulingga
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i2.785

Abstract

Penurunan kedisiplinan, sopan santun, dan kesadaran beribadah siswa menjadi tantangan penting dalam pembentukan karakter religius di lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan karakter religius siswa melalui budaya sekolah di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Tembung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, budaya salam, serta penerapan tata tertib bernuansa Islami. Kepala sekolah juga menerapkan keteladanan, pengawasan, pembinaan persuasif, dan kerja sama dengan guru serta orang tua. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sosial, dan kesadaran beribadah siswa. Dengan demikian, budaya sekolah religius menjadi strategi efektif dalam memperkuat karakter religius siswa.
Implementation of Hifzhul Lisan Ethics and Birrul Muallim in Building Harmonious Teacher-Student Relationships in High Schools Amsal Qori Dalimunthe; Neng Nurcahyati Sinulingga; Khairuddin Lubis
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v5i2.2983

Abstract

This study aims to analyze communication and ethical crises in teacher-student relationships in senior high schools (SMA) in the digital era, with a focus on the importance of strengthening Hifzhul Lisan and Birrul Muallim ethics as solutions to these problems. The increasing phenomenon of violence in schools, such as mobbing teachers and insults on social media, reflects a moral degradation that can damage the harmony of education. Through a literature study, this research explores the concept of Hifzhul Lisan, which emphasizes polite and correct speech, and Birrul Muallim, which emphasizes respect for teachers as spiritual parents. The results show that applying these two ethics in schools can reduce potential conflicts and build more harmonious relationships between teachers and students. This study also finds the importance of curricular approaches, school culture (hidden curriculum), and collaboration with parents in creating a supportive and civilized educational environment. In addition, the application of technology as a means of literacy can help strengthen Islamic educational values in facing moral and social challenges in the Society 5.0 era. This study concludes that to create character-based and dignified education, there needs to be a reconstruction of the interaction system in high schools based on the ethics of Hifzhul Lisan and Birrul Muallim, which are in line with Islamic spiritual values and national culture.
Inovasi Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Nawajiwa Studi Pada Penyelenggaraan Kurikulum Fakultas Agama Islam Universitas Dharmawangsa Erni Suyani; Neng Nurcahyati Sinulingga; Haidar Putra Daulay; Siti Halimah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3341

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi inovasi kurikulum berbasis Nawajiwa di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Dharmawangsa sebagai respons terhadap tantangan disrupsi global yang menuntut keseimbangan intelektual dan moral. Tujuan penelitian adalah menganalisis mekanisme implementasi, tantangan, serta solusi dalam transformasi kurikulum tersebut. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa FAI UNDHAR mengintegrasikan sembilan nilai karakter (Nawajiwa) ke dalam standar kompetensi lulusan melalui desain Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang integratif, pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), dan penciptaan ekosistem kampus sebagai laboratorium akhlak. Tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan kompleksitas evaluasi afektif dimitigasi melalui pelatihan dosen berkelanjutan serta sinkronisasi kegiatan ekstrakurikuler. Inovasi ini secara strategis memperkuat identitas institusi dalam mencetak lulusan unggul berkarakter moderat. Disimpulkan bahwa penggabungan nilai lokal Nawajiwa ke dalam standar nasional pendidikan tinggi merupakan solusi efektif atas krisis moral era global tanpa mengabaikan kualitas akademik.