ABSTRACT Headache is a symptom of an underlying disease or may indicate the presence of an organic (neurological) disorder, a stress response, vasodilation (migraine), skeletal muscle tension (tension-type headache), or a combination of these factors. Acupuncture therapy is a safe treatment with minimal side effects that can facilitate the flow of energy, influence blood circulation, support the transport of nutrients required by the body, and stimulate the nervous system, making it a preferred alternative in the management of headache cases. This case study research aimed to determine the benefits of acupuncture care in headache cases at Griya Sehat Fitri, Jakarta. The study was conducted as a single case study over six therapy sessions involving a 45-year-old female patient experiencing headaches. Data collection techniques included observation (Wang), interview (Wen), listening and smelling (Wen), and palpation (Qie) in accordance with the standards of Traditional Chinese Medicine (TCM). The selection of acupuncture points was based on the syndrome of Wind Pathogen with Qi and Blood (Xue) Deficiency, with the applied therapeutic principles being pain relief, Qi tonification, and Blood (Xue) tonification. The evaluation results demonstrated a gradual improvement in the participant’s condition, characterized by a reduction in headache complaints, increased energy levels, improved appetite, a change in tongue color to pink, and an overall condition that appeared fresher and more vigorous. Keywords: Headache, Acupuncture Therapy, Qi and Xue Deficiency. ABSTRAK Nyeri kepala merupakan gejala dari suatu penyakit atau mengindikasikan adanya penyakit organik (neurologik), respon stres, vasodilatasi (migrain), ketegangan otot skeletal (sakit kepala karena tegang), atau kombinasi dari faktor-faktor ini. Terapi akupunktur merupakan terapi yang aman, memiliki efek samping yang minimal, dapat melancarkan aliran energi, mempengaruhi aliran darah, transportasi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh serta merangsang sistem saraf, sehingga menjadi alternatif terpilih dalam menangani kasus nyeri kepala. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui manfaat Asuhan Akupunktur pada Kasus Nyeri Kepala di Griya Sehat Fitri Jakarta. Penelitian dilakukan dalam bentuk studi kasus tunggal selama enam sesi terapi pada satu orang perempuan berusia 45 tahun yang mengalami nyeri kepala. Teknik pengumpulan data meliputi observasi (Wang), wawancara (Wen), pendengaran dan penciuman (Wen), dan perabaan (Qie) sesuai standar ilmu pengobatan Tiongkok. Pemilihan titik akupunktur didasarkan pada sindrom Patogen Angin Defisien Qi dan Darah dengan prinsip terapi yang diterapkan adalah Hentikan nyeri, Tonifikasi Qi dan Xue. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi partisipan secara bertahap, yang ditandai dengan berkurangnya keluhan nyeri kepala, meningkatnya energi tubuh, membaiknya nafsu makan, perubahan warna lidah menjadi merah muda, serta kondisi umum partisipan yang lebih segar dan bertenaga. Kata Kunci: Nyeri kepala, Terapi Akupunktur, Defisien Qi dan Xue