Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kredit yang Disalurkan Dana Pihak Ketiga terhadap Return On Equity dengan Debt To Equity Ratio sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Subsektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) Fuji Tri Ramadani; Muhammad Nur Afif; Didi Didi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit yang disalurkan, dana pihak ketiga (DPK), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Equity (ROE), serta menguji peran DER sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu serta fluktuasi profitabilitas perbankan yang dipengaruhi oleh dinamika penyaluran kredit dan penghimpunan dana di tengah ketidakpastian ekonomi pasca pandemic. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel menggunakan model Random Effect yang dipilih melalui serangkaian uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 10 bank melalui metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama lima tahun, menghasilkan 50unit observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kredit yang disalurkan berpengaruh negatif signifikan terhadap ROE, sedangkan DPK berpengaruh positif signifikan. DER secara langsung memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROE. Sebagai variabel moderasi, DER memperkuat pengaruh kredit yang disalurkan terhadap ROE, namun memperlemah pengaruh positif DPK terhadap ROE. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap ROE dengan nilai Adjusted R-Squared sebesar 86,06%, yang menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi ROE sangat tinggi. Kesimpulannya, peningkatan profitabilitas bank memerlukan pengelolaan yang seimbang antara penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian, penghimpunan dana secara optimal, serta pengendalian struktur modal agar tidak terlalu bergantung pada pendanaan dari luar.