Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Montessori-based teaching materials for slow readers (BASIBA) to improve students' reading skills Tara Septiarani; Abdul Mukhlis
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6103

Abstract

This study aims to develop Montessori-based teaching materials called BASIBA (Low Reading Student Teaching Materials) to improve the early reading skills of first-grade students at MSI 14 Medono. The main problem is the high prevalence of slow readers, caused by a lack of literacy stimulation from parents, monotonous conventional learning methods, and teaching materials that do not suit children's cognitive and sensory needs. This study uses a Research and Development (R&D) approach, utilizing the ADDIE model, with a sample of 30 first-grade students. The analysis stage identified needs through observations and interviews with teachers, revealing that 10 students were unable to recognize letters, 12 had difficulty with double consonants, and only 8 were fluent readers. BASIBA was designed based on Montessori principles: multisensory, concrete, and gradual (letters, syllables, words, sentences), and it is equipped with student worksheets and guide barcodes. Validation by media and materials experts gave a feasibility score of 93% and 93.75% (very feasible). The implementation of BASIBA improved students' early reading skills; the pretest score of 63.43 increased to 80.69, yielding an N-Gain of 0.4460 (44.6%). The teacher's response reached 96.25%, and students showed high enthusiasm. The novelty of the research lies in the development of structured Montessori-based teaching materials specifically for slow-reading students through a multisensory approach in a systematic printed format. This research provides a scientific contribution in the form of innovative early reading teaching materials as an inclusive learning solution to improve basic literacy in elementary schools.
Peningkatan Softskill Kewirausahaan dengan Pelatihan Buket untuk Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Tara Septiarani; Sapna Khoiriyah; Nur Afifah; Tariq Tazaka; Ferida Rahmawati
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/vm1dgd56

Abstract

Mahasiswa umumnya mengalami defisit dalam penguasaan soft skill, khususnya kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi interpersonal. Pelatihan buket berpotensi menjadi intervensi yang efektif untuk mengembangkan kompetensi tersebut melalui pendekatan praktis dan partisipatif. efektivitas pelatihan pembuatan buket dalam meningkatkan softskill kewirausahaan di kalangan mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya bagi penerima beasiswa BIDIKMISI-KIP Kuliah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tanggung jawab moral mahasiswa penerima beasiswa untuk menjadi agen perubahan dan mengembangkan kemandirian ekonomi. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif, yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan meliputi penyusunan tim pelaksana, kerja sama dengan pihak kampus, dan analisis kebutuhan untuk menyesuaikan pelatihan dengan minat mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa aspek softskill kewirausahaan mahasiswa yaitu kreativitas, inovasi, kerja sama tim, kepercayaan diri dan mindset kewirausahaan. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan pengalaman sosial dan emosional yang penting bagi mahasiswa. Pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif sangat sesuai untuk generasi muda saat ini. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menciptakan mahasiswa yang mandiri secara finansial dan mampu memberdayakan sesama. Pelatihan ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis dalam merangkai buket, tetapi juga memberikan pengalaman sosial dan emosional yang relevan bagi pengembangan karakter dan kompetensi interpersonal. Pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis praktik terbukti efektif dalam menjangkau generasi muda yang cenderung responsif terhadap pembelajaran nonformal. Secara lebih luas, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk mahasiswa yang mandiri secara finansial, memiliki jiwa wirausaha, serta mampu memberdayakan masyarakat di sekitarnya yang sejalan dengan nilai-nilai kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam konteks pendidikan tinggi.