Adinda Eka Yuliana
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi IPA Berbaris Lingkungan Sekitar Untuk  Meningkatkan Kesadaran Ekologis Siswa MI Alifah Faiqatur Rafifah; Muhammad Suwignyo Prayogo; Adinda Eka Yuliana; Dini Zahara Damayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7593

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemeriksaan efektivitas pengintegrasian lingkungan sekitar ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk memperkuat kesadaran ekologis pada siswa sekolah dasar. Hal ini dimotivasi oleh fakta bahwa rendahnya kepekaan siswa terhadap isu-isu lingkungan seringkali berasal dari metode pengajaran yang masih berfokus pada teori tanpa melibatkan konteks kehidupan nyata. Melalui pendekatan kualitatif yang mengandalkan data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini berupaya untuk memeriksa transformasi yang terjadi dalam proses pembelajaran siswa. Observasi menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar telah terbukti meningkatkan penguasaan materi sains sekaligus menanamkan nilai-nilai lingkungan, yang tercermin dalam perubahan kebiasaan siswa terkait pembuangan sampah, menjaga kebersihan, dan penggunaan sumber daya yang efisien. Keterlibatan aktif dan langsung siswa di lapangan membuat setiap materi lebih bermakna dan lebih mudah dipahami. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran berbasis lingkungan merupakan solusi yang efektif dan relevan untuk mengembangkan karakter yang sadar lingkungan pada siswa sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai model pembelajaran alternatif bagi pendidik.
Analisis pembelajaran matematika berbasis masalah kontekstual untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SD/MI Cindy lailaturrahmah; Mohammad Kholil; Adinda Eka Yuliana; Khilyatur Rohmah; Naufa Kamila Ananda Aulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v4i1.9365

Abstract

Rendahnya literasi numerasi dan penalaran matematis siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi tantangan serius akibat pembelajaran mekanistis yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran matematika berbasis masalah kontekstual terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa jenjang SD/MI. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan memadukan pedoman Kitchenham dan protokol PRISMA 2020 terhadap artikel jurnal primer terbitan 2021–2026 yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan Realistic Mathematics Education (RME) dan Problem-Based Learning (PBL) berbasis masalah kontekstual meningkatkan penalaran matematis secara signifikan, khususnya pada indikator pengajuan dugaan awal (conjecturing), manipulasi matematis, dan penarikan simpulan logis. Kendati demikian, efektivitasnya dibatasi oleh kebiasaan siswa menghafal rumus secara prosedural, hambatan matematisasi horizontal, serta masih dominannya instruksi berpusat pada guru di kelas. Disimpulkan bahwa konteks nyata efektif memfasilitasi penalaran matematis anak usia operasional konkret asalkan didukung intervensi yang tepat. Implikasinya, guru perlu merancang skenario kontekstual non-rutin yang menantang serta menyediakan perancah kognitif (scaffolding) adaptif untuk memfasilitasi kemandirian nalar siswa.  
Eksplorasi Proses Penemuan Konsep Siklus Air melalui Model Discovery Learning Berbantuan Video Animasi pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Alifah Faiqatur Rafifah; Adinda Eka Yuliana; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v4i1.9425

Abstract

Teaching the water cycle in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) presents challenges because much of the subject matter is abstract and cannot be directly observed by students, leading to an inadequate understanding of the context. This study aims to describe how Madrasah Ibtidaiyah students grasp the concept of the water cycle through the "Discovery Learning" method, utilizing animated videos as an instructional medium. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected from fifth-grade students and science teachers. Data were gathered through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the model developed by Miles, Huberman, and Saldaña, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The research indicates that each stage of the Discovery Learning method—stimulation, problem formulation, data collection, data processing, verification, and drawing conclusions—helps students understand the concepts gradually and systematically. Animated videos enable students to more easily visualize processes such as evaporation, condensation, precipitation, and infiltration, while also allowing them to connect these concepts to everyday life. Nevertheless, some challenges persist, including misconceptions regarding certain concepts, difficulty in explaining the cause-and-effect relationships between the stages of the water cycle, and uneven student participation during group discussions. This study demonstrates that the Discovery Learning method, when supported by animated videos, enhances students' conceptual understanding and serves as a more meaningful approach to science education in Madrasah Ibtidaiyah.