Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Teori dan Model Work-Life Balance: Upaya Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan Dalam Konteks Organisasi Modern Burhanuddin Burhanuddin; R Budi Setiawan; Pance Daniel; Rahma Wahdiniwaty; Deden Abdul Wahab Sya’roni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64317

Abstract

Penelitian ini membahas peran teori dan model work-life balance dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan pada konteks organisasi modern. Work-life balance telah berkembang dari konsep konflik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi pendekatan yang lebih komprehensif yang mencakup keseimbangan waktu, keterlibatan, kepuasan, fleksibilitas kerja, serta dukungan organisasi. Berbagai teori seperti Work-Family Conflict Theory, Border Theory, Role Enhancement Theory, hingga Organizational Support Theory menjelaskan bahwa keseimbangan yang baik antara kehidupan kerja dan pribadi dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki tingkat work-life balance yang baik cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi, tingkat stres yang lebih rendah, serta loyalitas yang lebih kuat terhadap organisasi. Selain itu, fleksibilitas kerja dan dukungan organisasi menjadi faktor penting dalam menciptakan keseimbangan tersebut. Dengan demikian, work-life balance berperan penting tidak hanya dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan, tetapi juga dalam meningkatkan efektivitas organisasi secara keseluruhan.
Technopreneurship and Digital Innovation as Determinants of MSME Competitive Advantage: A Strategic Management Perspective in the Digital Economy Era Burhanuddin Burhanuddin; Eddy Soeryanto Soegoto; Irfan Dwiguna Sumitra; Adam Mukharil Bachtiar; Rahma Wahdiniwaty
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 7 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i7.1311

Abstract

Digital transformation is understood as a systematic process that influences the entire management cycle—from strategy formulation and implementation to organizational performance evaluation. This study aims to analyze the effect of digital innovation, technopreneurial managerial competence, and technology orientation on the competitive advantage of Small and Medium Enterprises (SMEs). A quantitative approach was employed using a survey method involving 150 SME respondents who had adopted digital technologies, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that digital innovation, technopreneurial managerial competence, and technology orientation have a positive and significant impact on SMEs’ competitive advantage, explaining 71.7% of the variance. These findings highlight the importance of integrating technopreneurship and digital innovation as an effective managerial strategy to enhance the competitiveness and sustainability of SMEs. The study provides practical implications for SME owners to prioritize managerial competence development, technology adoption, and innovation culture while offering guidance for future research to consider external factors influencing competitive advantage models.