Transportasi umum mempunyai peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan. Salah satu fasilitas pendukung pelayanan transportasi umum adalah halte. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang, mengetahui atribut pelayanan yang menjadi prioritas perbaikan, serta menganalisis pengaruh kualitas pelayanan halte terhadap tingkat kepuasan penumpang Bus Listrik Bus Listrik Trans Medan dengan studi kasus pada Halte BS13 Lapangan Merdeka dan halte umum Bus Listrik Trans Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna halte BS13 Lapangan Merdeka dan halte umum Bus Listrik Trans Medan. Metode analisis yang digunakan yaitu Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan analisis regresi linear berganda. Indikator penelitian mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 10 Tahun 2012 sebagaimana pembaruan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 27 Tahun 2015 yang mencakup aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penumpang pada Halte BS13 Lapangan Merdeka memperoleh nilai CSI sebesar 78% dengan kategori puas, sedangkan halte umum memperoleh nilai CSI sebesar 69% dengan kategori puas. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa beberapa atribut pelayanan yang menjadi prioritas perbaikan pada halte umum meliputi lampu penerangan, informasi gangguan keamanan, fasilitas pengatur suhu ruangan, fasilitas keselamatan, dan tempat duduk penumpang. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan kualitas pelayanan halte terutama pada halte umum perlu dilakukan guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kepuasan pengguna transportasi masyarakat di Kota Medan.