Khusnatul Mawaddah
Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MEMBANGUN SIKAP CINTA KEBERSIHAN PADA ANAK USIA DINI Linda Apriliasari; Daroe Iswatiningsih; Khusnatul Mawaddah; Lukista Diyana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik dalam membangun sikap cinta kebersihan pada anak usia dini, mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran, serta mengidentifikasi nilai-nilai yang berkembang selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Subjek penelitian adalah anak Kelompok A di RA Nurul Iman Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan saintifik melalui tahapan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan mampu meningkatkan pemahaman anak tentang kebersihan serta keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Respons siswa menunjukkan antusiasme tinggi, meskipun sebagian anak masih mengalami hambatan dalam komunikasi verbal. Nilai-nilai yang berkembang meliputi tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pendekatan saintifik efektif dalam menanamkan sikap cinta kebersihan pada anak usia dini.
Kolaborasi Sekolah dan Keluarga dalam Pengelolaan Sampah Anorganik pada Anak Usia Dini: Praktik Baik di TK ABA Percontohan Muhammad Syahri; Khusnatul Mawaddah; Khoiruddin Amsy; Ahmad Salim; Diyah Rahayu Ardiani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 4 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i4.1320

Abstract

Menanamkan kesadaran pengelolaan sampah anorganik sejak usia dini sangat penting, namun banyak anak usia taman kanak-kanak belum terbiasa membuang sampah anorganik pada tempatnya. Penelitian ini memaparkan bagaimana sebuah taman kanak-kanak di Indonesia membangun kolaborasi guru dan orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis kajian praktik baik di TK ABA Percontohan, dengan pengumpulan data pada 2–25 September 2026 melalui observasi terhadap 50 murid serta wawancara dengan lima orang tua dan guru, yang dianalisis secara tematik dan diperiksa melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 murid, baru sekitar 15 murid yang konsisten membuang sampah anorganik pada tempatnya. Empat faktor yang tampak saling berkaitan memengaruhi kondisi ini, yaitu kebiasaan dari rumah, karakteristik perkembangan usia dini, belum adanya kebijakan budaya bersih yang menyeluruh, serta keterbatasan sarana. Sebagai respons, sekolah menerapkan tiga strategi yang saling menguatkan, yaitu parenting day, unit bank sampah anorganik, dan penugasan membawa sampah dari rumah setiap hari Jumat untuk dipilah di sekolah dan disetorkan ke bank sampah setiap bulan melalui prosedur tiga langkah. Namun, wawancara dengan guru menunjukkan bahwa program belum sepenuhnya efektif karena tidak semua anak mau memilah dan membuang sampah pada tempat yang disediakan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan pengelolaan sampah pada anak usia dini berpotensi lebih efektif ketika perencanaannya menghubungkan kebiasaan keluarga, kegiatan yang sesuai tahap perkembangan anak, prosedur kelembagaan, dan sarana yang memadai. Sebagai studi deskriptif pada satu sekolah, temuan ini bersifat kontekstual dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah lain yang menghadapi persoalan serupa.
Pengelolaan Komunitas Belajar Guru di PAUD Attaqwa untuk Pengembangan Profesional Berkelanjutan Khusnatul Mawaddah; Siti Inganah
Global Education Trends Vol. 4 No. 2 (2026): Global Education Trends-Desember
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/get.v4i2.1338

Abstract

Pengembangan profesional berkelanjutan sangat penting bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), namun pelatihan yang hanya dilakukan sesekali sering kali tidak memenuhi kebutuhan mereka akan bimbingan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami pengelolaan Komunitas Belajar Guru di PAUD Attaqwa sebagai upaya menuju pengembangan profesional yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Komunitas ini melibatkan sepuluh guru yang bertemu setiap hari Sabtu pukul 09.00 hingga 11.00. Data diperoleh dari informasi penyelenggara program, dokumen perencanaan, materi sesi, catatan evaluasi, serta dokumentasi foto, dan dianalisis secara tematis. Hasil penelitian menunjukkan lima tema yang saling berkaitan: perencanaan yang didasarkan pada kebutuhan guru akan bimbingan berkelanjutan; pelaksanaan rutin enam topik yang disampaikan oleh para ahli; pembelajaran kolaboratif melalui diskusi antar-guru; berbagi praktik baik dan umpan balik; serta evaluasi terhadap kedisiplinan, umpan balik, dan praktik baik, dengan pertemuan mingguan sebagai tindak lanjutnya. Komunitas ini tampak memfasilitasi pembelajaran bersama dan menjadi wadah bagi pengembangan profesional guru. Mengingat sifat data yang deskriptif, penelitian ini tidak mengklaim adanya perubahan pada kompetensi guru maupun hasil belajar anak. Penelitian selanjutnya dapat menyertakan perspektif guru dan bukti dari kegiatan di kelas untuk memperdalam pemahaman mengenai cara kerja komunitas semacam ini.