Putu Sutariani
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Berbantuan Augmented Reality Bangun Ruang Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Putu Sutariani; I Komang Wahyu Wiguna; Ni Nyoman Lisna Handayani
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.809

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematika pada materi bangun ruang menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Blended Learning berbantuan Augmented Reality Bangun Ruang terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-experiment dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 22 siswa kelas VA SD Negeri 1 Kaliuntu sebagai kelas eksperimen dan 23 siswa SD Negeri 3 Kaliuntu sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep matematika dan dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test serta N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 60,05 menjadi 84,09, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 59,39 menjadi 70,32. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan perlakuan terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Blended Learning berbantuan Augmented Reality Bangun Ruang dapat dijadikan alternatif pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.