p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BASASTRA
Astari, Delima
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METAFORA BINATANG DALAM PERIBAHASA DIALEK MELAYU DELI Astari, Delima; Panjaitan, Novia Yollanda; Mulyadi, Mulyadi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i2.57878

Abstract

Berbicara mengenai peribahasa mungkin sudah tidak asing . Dalam peribahasa banyak terkandung makna dan nilai kebudayaan. Membicarakan peribahasa tidak terlepas dari metafora sebagai unsurnya. Kata metafora merupakan kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. Peneliti mengkaji penggunaan metafora hewan dalam peribahasa Melayu ini mengandung berbagai konsepsi kebudayaan yang mencerminkan kebudayaan masyarakat penggunanya.Penelitian ini membahas tentang peribahasa dalam Melayu Deli yang bersumber dari hewan menggunakan kajian semantik kognitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan. Sejalan dengan pendekatan penelitian tersebut, penelitian ini bersifat deskriptif atau sinkronis. Objek kajian dalam penelitian ini adalah peribahasa dialek Melayu Deli. Data awal diperoleh dari kumpulan peribahasa Indonesia. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terdapat 5 kelompok penggunaan binatang dalam peribahasa Melayu Deli. Kelompok hewan meliputi kelompok burung, ikan, reptile, mamalia, amfibi, dan serangga. Konseptualisasi binatang dapat bersifat negatif dan positif.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK PADA NASKAH FILM PULAU PLASTIK Astari, Delima; Widayati, Dwi; Siregar, Asrul
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji unsur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial pada naskah film Pulau Plastik. Penelitian ini dilakukan dengan  pendekatan analisis wacana kritis model van Dijk. Yang menjadi sumber data adalah nasakah film Pulau Plastik. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik simak dan catat. Untuk menganalisis data digunakan metode agih berupa teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dari analisis struktur teks ditemukan tiga aspek, yaitu (1) pada struktur makro, tema film adalah bahaya penggunaan sampah plastik sekali pakai; (2) pada unsur superstruktur ditemukan  judul dan lead menampilkan situasi dan komentar yang saling berkaitan; (3) pada struktur mikro, dalam film terkandung elemen latar, detail, maksud, pranggapan, bentuk kalimat, kata ganti, preposisi, konjungsi, leksikon, gaya bahasa. Kedua, kognisi sosial yang dipresentasikan dalam film Pulau Plastik adalah keadaan pribadi para tokoh mengenai darurat sampah, penilaian orang terhadap peristiwa tersebut, serta bagaimana tokoh memahami peristiwa di sekitarnya. Ketiga, pada konteks sosial ditemukan bahwa praktik kekuasaan yang dilakukan pemerintah hanya memberi dukungan tanpa memberi solusi yang baik terhadap darurat sampah. Hasil penelitian ini dapat membuka mata terhadap peristiwa darurat sampah di Indonesia yang selama ini diacuhkan begitu saja.