Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Revitalisasi Perpustakan Terhadap Minat Baca Peserta Didik SDN Buluspesantren Hastina, Nur; Romadhon, Farhan Faris; Salasabillah, Fizah Dea; Hani, Himmah Ummi; Qoirina, Nabila Sabha; Halimah, Nur; Hidayah, Nur; Rofingah, Nur; Mafadza, Zidney Ilma; Wijayanti, Murwani Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.103112

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan, namun masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat fungsinya sebagai pusat pembelajaran yang efektif, sehingga diperlukan upaya revitalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya tariknya bagi siswa. Tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan dan revitalisasi perpustakaan sekolah pada SDN Buluspesantren. Pada penelitian ini menggunakan metode konstruksi, metode pelaksanaan konstruksi dapat diartikan sebagai penerapan konsep rekayasa yang dirancang dan diterapkan untuk menjamin keberhasilan sebuah proyek konstruksi. Penerapan metode ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis saja, tetapi juga mempertimbangkan berbagai hal yang saling berkaitan. revitalisasi perpustakaan telah berhasil menciptakan suasana nyaman yang mendorong siswa untuk menghabiskan waktu istirahat mereka di perpustakaan karena adanya berbagai koleksi menarik. revitalisasi perpustakaan telah menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan minat baca siswa, memperkaya koleksi perpustakaan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Upaya lanjutan dari pihak sekolah dan perpustakaan diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan program ini.
Pemahaman Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Kabupaten Kebumen Muzani, Amir; Priyamoko, Bima; Mafadza, Zidney Ilma; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107217

Abstract

Pancasila education has a strategic role in shaping the character of students since elementary school level. Its implementation in the field still tends to be textual and less contextual with the local culture of students. This study aims to determine the understanding of teachers in learning Pancasila Education through embedding local wisdom values as part of character education in elementary schools in Kebumen Regency. This study used a descriptive quantitative method with data collection techniques through a closed questionnaire distributed online through Google Form to elementary school teachers in Kebumen Regency. The data were analyzed descriptively using percentages and averages. The results showed that the level of teacher understanding was in the very high category with a percentage of 97.11%. Teachers understand the importance of integrating local wisdom values such as mutual cooperation, responsibility, tolerance, and courtesy in learning. However, teachers still face obstacles such as the lack of local-based teaching resources and supportive training. Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Dalam implementasinya di lapangan masih cenderung bersifat tekstual dan kurang kontekstual dengan budaya lokal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penanaman nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket tertutup yang disebarkan secara daring melalui Google Form kepada guru-guru SD di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan rerata. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 97,11%. Guru memahami pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, toleransi, dan sopan santun dalam pembelajaran. Meski demikian, guru masih menghadapi kendala seperti minimnya sumber ajar berbasis lokal dan pelatihan yang mendukung.