Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI PAEDAGOGIS GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KOTAMADYA SURAKARTA PROVINSI JAWA TENGAH Wijayanti, Murwani Dewi; Rahardjo, Sentot Budi; Saputro, Sulistyo; Mulyani, Sri; Aminah, Nonoh Siti
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif yaitu berusaha menggambarkan atau mendeskripsikan berbagai indikator penelitian yang berhubungan dengan kemampuan paedagogis guru SD di Wilayah Kotamadya Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tentang (1) Kompetensi guru dalam aspek sumber belajar guru. (2) Kompetensi guru dalam merencanakan pelaksanaan pembelajaran. (3) Kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran.(4) Kompetensi guru dalam menentukan aspek penilaian. Dengan menggunakan desain penelitian survey dan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) Kemampuan guru SD di Kotamadya Surakarta, terutama di daerah pinggiran kota dalam menentukan aspek sumber belajar guru belum optimal. Banyak guru yang kurang memahami secara menyeluruh dan komprehensif tentang sumber belajar, peranan sumber belajar, perkembangan sumber belajar yang digunakan, dan cara-cara mengopimalkan sumber belajar. (2) Kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran, khususnya guru yang berasal dari sekolah dipinggiran kota masih kurang optimal. (3) Kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran juga belum optimal.  Kemampuan guru masih terbatas dalam mengaplikasikan bahan ajar melalui model pembelajaran pembelajaran yang ada. (4) Kemampuan melakukan penilaian di wilayah Pusat Kota relatif lebih baik dibandingklan dengan pinggiran kota. Hasil tes tersebut digunakan untuk memetakan konsep IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui model pembelajaran inkuiri yang dapat membantu siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya.
Implementation of Guided Inquiry as an Effort to Improve Critical Thinking Ability of Students Wijayanti, Murwani Dewi; Rahardjo, Sentot Budi; Saputro, Sulistyo; Mulyani, Sri
Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Vol 1, No 1 (2016): Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.878 KB)

Abstract

Nowadays, there are many efforts to improve the quality of human resources through education, such as by applying a wide variety of learning models. An appropriate model of can enhance the students critical thinking ability. Critical thinking can appear anytime in the process of judgment, decision, or problem solving in general. Whenever, someone tries to figure out what have to believe and what you need to know the reason. Through business process and reflective processing such as reading, writing, speaking and listening, it can be done critically. Various attempts were made by the teachers in an effort to improve the students’ critical thinking ability. One model of learning is guided inquiry. This paper talks about definition and implementation of guided inquiry as an effort to improve students’ thinking ability through research literature. The nature of the research is descriptive analysis. This paper uses philosophical and pedagogical approach. Meanwhile, the data collection uses documentation. Analisis data used in this research is content analysis (content analysis). From the analysis we may conclude that adoption of guided inquiry can be used by educators to enhance the students’ critical thinking ability. 
Using The Rasch Model to Measure Prospective Elementary Teachers’ Perception toward Sciencepreneurship, Creative Thinking, Career Adaptability, and Personal Goals Suryandari, Kartika Chrysti; Wijayanti, Murwani Dewi; Wahyudi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7381

Abstract

The challenge for prospective elementary school teachers in generation Z is teacher professionalism related to learning issues, soft skills, and mastery of technology as demands of the 21st century. Multitasking for prospective teachers often occurs and has an impact on learning. This research analyzes prospective elementary school teachers' perceptions of skills, creative thinking, career adaptability, and personal goals related to learning using Rasch model analysis. The survey method was used in this quantitative research. Research participants were selected using a purposive sample of 70 prospective elementary school teachers. Questionnaires were used in data collection to analyze participant perceptions. The questionnaire was filled out using a 1-4 Likert scale, and the data was then analyzed using the Rasch model. Each instrument element is analyzed in more detail in the Rasch model. The results showed that all participants had an average logit item (+1.03 logit). Person reliability is 0.90, and item reliability is 0.95, meaning each statement item describes the participant's perception. Aspects of sciencepreneurship, creative thinking, career adaptability, and personal goals mutually support the professionalism of an elementary school teacher. The recommendation for further research is to use the Rasch model appropriately to identify participant perceptions.
Eksplorasi Sains dan Budaya: Potensi Permainan Egrang sebagai Media Pembelajaran IPA Interaktif di Sekolah Dasar Tsania, Ananda Rokhatus; Suryandari, Kartika Chrysti; Wijayanti, Murwani Dewi; Fatimah, Siti
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai edukatif dan sosial, salah satunya adalah egrang, permainan berbahan bambu yang menuntut kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permainan egrang sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal serta mengkaji relevansinya sebagai inovasi media pembelajaran dalam mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed-method), melibatkan eksperimen praktikum pada mahasiswa PGSD Kampus PSDKU UNS Kebumen. Hasil menunjukkan bahwa variasi tinggi pijakan dan massa tubuh praktikan memengaruhi waktu tempuh secara kompleks, di mana pijakan lebih rendah cenderung menghasilkan waktu tempuh lebih cepat karena kestabilan lebih baik. Secara konsep, permainan egrang memanifestasikan gaya otot, gaya gesek, gaya gravitasi, serta perubahan energi potensial menjadi energi kinetik sebagai bagian dari energi mekanik. Permainan ini dinilai efektif dalam memperkuat pemahaman konsep gaya dan gerak secara kontekstual, sekaligus menumbuhkan keterampilan proses sains dan nilai karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, permainan egrang tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis budaya lokal, tetapi juga sebagai media transdisipliner yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara holistik.