Khair, Febriana Nikmatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ceribox: Inovasi Media Pembelajaran dalam Menulis Teks Observasi Siswa Kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Khair, Febriana Nikmatul; Alatas, Mochamad Arifin; Albaburrahim, Albaburrahim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107314

Abstract

Learning observational texts requires objective direct observation, in addition to the limited digital access in Islamic boarding school-based schools, encouraging the need for non-digital media innovations such as Ceribox. This study aims to introduce and describe Ceribox media in learning to write observation texts for class X students of MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out with the stages of data reduction, presentation, and conclusion. The results of the study showed that Ceribox media can provide real observation experiences and increase student involvement to be active in learning. Teacher and student responses to Ceribox media were also very positive, with its advantages in supporting observation text learning and its disadvantages that can still be overcome. It can be concluded that Ceribox media is effective as an alternative to non-digital learning media, especially in schools with limited digital technology.Pembelajaran teks observasi membutuhkan pengamatan langsung yang objektif, selain itu keterbatasan akses digital di sekolah berbasis pondok pesantren mendorong perlunya inovasi media non-digital seperti Ceribox. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menggambarkan media Ceribox dalam pembelajaran menulis teks observasi siswa kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Ceribox dapat memberikan pengalaman observasi secara nyata dan meningkatkan keterlibatan siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Respon guru dan siswa mengenai media Ceribox juga sangat positif, dengan kelebihannya dalam menunjang pembelajaran teks observasi dan kekurangannya yang masih dapat diatasi. Dapat disimpulkan bahwa media Ceribox efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran non-digital, terutama di sekolah dengan keterbatasan teknologi digital.
Analisis Validitas Konstruk Soal Asesmen Madrasah Bahasa Indonesia Kelas XI MA: Perspektif Taksonomi Bloom. Albaburrahim, Albaburrahim; Khair, Febriana Nikmatul; Wachidah, Liana Rochmatul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107312

Abstract

Madrasah assessment questions as an evaluation instrument for learning to measure students' thinking skills need to ensure that the questions are by what will be measured and with the learning indicators. This study aims to determine the validity of the Indonesian language madrasah assessment questions in terms of the Bloom taxonomy perspective, construct and describe the role of teachers in ensuring valid questions. The method used is qualitative research with data in the form of Indonesian language assessment questions for class XI, MA Matsaratul Huda and indicators on the grid. Data analysis was carried out by comparing the suitability of the cognitive level in the assessment questions with the cognitive level in the indicators in the grid based on Bloom's taxonomy. The results of the study showed that out of ten exam questions, eight questions were valid in terms of construction because they had a match between their cognitive levels. Therefore, a re-evaluation is needed so that the questions have high quality, so that they can measure the abilities of students. This shows the importance of teachers in understanding the preparation of evaluation instruments so that learning objectives can be achieved properly.Soal asesmen madrasah sebagai instrumen evaluasi pembelajaran untuk mengukur kemampuan berpikir siswa perlu dipastikan bahwa soal tersebut sudah sesuai dengan apa yang akan diukur dan sesuai dengan indikator pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan soal asesmem madrasah Bahasa Indonesia secara konstruk perspektif taksonomi bloom dan mendeskripsikan peran guru dalam menjamin soal yang valid. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan data berupa soal asesmen Bahasa Indonesia kelas XI MA Matsaratul Huda dan indikator pada kisi-kisi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kesesuaian level kognitif pada soal asesmen dengan level kognitif pada indikator dalam kisi-kisi yang berdasar pada taksonomi bloom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh soal ujian terdapat delapan soal yang valid secara kontruksi karena memiliki kesesuaian antara level kognitifnya. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi kembali agar soal memiliki kualitas yang tinggi sehingga dapat mengukur kemampuan yang dimiliki siswa. Hal tersebut menunjukkan pentingnya guru dalam memahami penyusunan instrumen evaluasi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.