Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Pompa Vakum Hemat Energi Rafael Mado; Fransiskus Sapar; Jufra D.J. Abanat
Jurnal Teknik Mesin Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.054 KB)

Abstract

Air merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan kehidupan, karena tanpa air tidak akan ada kehidupan di dunia ini. Khusus daerah-daerah yang berdekatan dengan sumber air atau lokasinya berada di bawah mata air, kebutuhan air tidak terlalu menjadi masalah. Sesuai dengan hukum fisika, air dengan sendirinya akan mengalir dari tempat yamg tinggi ke tempat yang lebih rendah, namun kenyataannya hampir setiap rumah tangga memiliki sumur sebagai sumber air. Proses pengambilan air dari dalam sumur ada yang menggunakan pompa air listrik dan ada juga yang menimba langsung dari dalam sumur sehingga cukup menguras tenaga. Permasalahannya adalah karena listrik sering padam, sehingga pompa air tidak bisa dioperasikan dan kalau harus menimba langsung dengan kebutuhan yang banyak seperti untuk menyiram tenaman sayur mayur dan lain-lain tentu banyak menguras tenaga. Apalagi di daerah terpencil yang belum terjangkau listrik, tentu tidak bisa menggunakan pompa air listrik. Kalau terpaksa harus menggunakan pompa air penggerak motor bakar, permasalahannya adalah kesulitan memperoleh bahan bakar karena daya beli masyarakat juga masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat pompa vakum hemat energi yang dapat diterapkan di masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode tindakan, yang diawali dengan perancangan pompa, pembuatan dan uji coba. Diharapkan dengan adanya pompa vakum hemat energi ini, permasalahan energi dan kebutuhan air bersih dapat teratasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pompa vakum hasil rancangan yang dibuat tidak berhasil menaikan air dari sumur, baik volume reservoir 200 liter, 300 liter maupun 400 liter. Perlu dilakukan kajian lebih jauh lagi mengenai kevakuman yang terjadi di dalam reservoir, konstruksi reservoir, diameter pipa hisap dan pipa keluar dan konstruksi pipa hisap dan pipa keluar
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN TEKNOLOGI PANGGANG AYAM YANG DILENGKAPI PEDAL SEBAGAI KOMPONEN PEMBALIK AYAM PANGGANG Fransiskus Sapar; Aris Palinggi; Arzito Da Costa Frazao
Jurnal Teknik Mesin Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.991 KB)

Abstract

Ayam panggang merupakan menu makanan yang diolah dengan cara daging ayam dipanggang. Umumnya daging ayam utuh atau masih menyatuh semua paha, dada, sayap, leher dan kepala masih menjadi satu kesatuan yang dipanggang. Untuk mendapatkan kematangan merata pada setiap daging harus dilakukan bolak balik berulang-ulang hingga matang. Kegiatan bolak-balik ini menimbulkan risiko isi daging terkelupas, atau dapat menyebabkan salah satu bagian daging ayam dapat terpisah. Hal ini berpengaruh kualitas baik utuh dan kematangan yang tidak dikehendaki konsumen. Keterbatasan alat panggang yang di gunakan oleh para usaha ayam panggang di Kupang berupa kawat yang menyerupai jaring berbentuk persegi dan dilengkapi dengan hendel. Cara kerja alat ini yaitu, ayam yang akan di panggang diletakan di atas kawat pemanggang dan di tutup dengan kawat penutup lalu diletakan di atas besi pemalang tungku dan di balik berulang-ulang sampai matang, kondisi ini tidak mendukung. Untuk itu dilakukan kajian berupa inovasi teknologi panggang ayam, dengan membangun konsep-konsep, merencanakan dan membuatnya. Teknologi ayam panggang dengan pedal sebagai pembalik, memiliki spesifikasi sebagai berikut : panjang 905 mm, Lebar 420 mm, tinggi 710 mm, penggerak berupa sebuah pedal, kapasitas 2 ekor ayam dalam sekali panggang
Analisa Kekuatan Pin Chain Conveyor Menggunakan Baja Plain Bar Jis G 3112 dengan Heat Treatment pada Disain Material Reclaimer Rerung, Oktovianus Dharma; Sapar, Fransiskus; Dimu, Roymons Jimmy; Manuolla, Reynaldy M.
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 15, No 2 (2024): JURNAL SIMETRIS VOLUME 15 NO 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v15i2.11368

Abstract

Salah satu komponen dari  chain conveyor  adalah  pin untuk menghubungkan pelat-pelat, membentuk suatu chain. Pin chain ini harus mampu menahan beban berat saat peralatan beroperasi, seperti yang terlihat pada kasus reclaimer pada pabrik-pabrik dengan pekerjaan curah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bahan pin chain  menggunakan baja Plain Bar JIS G 3112. Studi ini menggunakan eksperimen heat treatment dengan case hardening dan Spheroidized Annealing.  Desain Eksperimen (DOE) dengan analisa faktor diperlukan untuk menganalisis dengan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap respon kekerasan dan respon kekuatan yielding point. Pengujian mencakup uji tarik, uji kekerasan, metalografi, dan pengujian komposisi kimia menggunakan Energy Dispersive X-Ray (EDX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik faktor quenching maupun waktu secara signifikan memengaruhi respon kekerasan maupun respon kekuatan tarik yielding point. Observasi metalografi menunjukkan adanya struktur martensitik, perlitik, dan austenitik stabil pada permukaan baja. Pemanasan ulang mengurangi kekerasan dan kekuatan tarik, tetapi tetap mempertahankan kekuatan bahan. Proses ini juga meratakan struktur mikro dan membentuk fase austenit yang lebih stabil. Pengujian komposisi kimia mengungkapkan peningkatan kadar karbon, mangan, silikon, dan aluminium, yang memengaruhi sifat bahan. Karbon membentuk karbida, sedangkan mangan menstabilkan fase austenit. Mangan membentuk austenit, meningkatkan ketangguhan, dan silikon meningkatkan kekuatan. 
Optimisasi Desain dan Kinerja Alat Kupas Kulit Polong Kacang Tanah yang Portable Yohanes, Yohanes Benediktus Yokasing; Amiruddin Abdullah; Alexius Leonardo Johanis; Fransiskus Sapar; Aditya Christian Putra Mandala; James Evan Leha
Jurnal Mekanik Terapan Vol 6 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v6i2.7663

Abstract

The peeling machine for peanut shells, which has limitations and achieves a peeling capacity of only 85%, requires optimization. To this end, the friction, pressure, and gravity involved are analyzed. The design concept of the peeling machine considers the topographic conditions, particularly in the East Nusa Tenggara (NTT) region. The result of this optimization produces the 'Peeling Machine for Peanut Shells.' The resulting peeling machine has the following specifications: height of 700 mm, length of 50 mm, width of 37 mm, operated manually, with a production capacity of approximately 0.86 ounces per second. The performance, in terms of rotation speed and the number of peeled peanuts, shows a significant correlation with increased capacity. Increasing the diameter of the blades also contributes to higher output. At a speed of 60 rpm, a closer blade distance (11 mm) yields the best results, indicating that the optimization of machine design needs to consider the blade distance in relation to the rotation speed to enhance efficiency.